PANGKALPINANG – Turnamen Sepak Bola PKP Cup 2026 Piala Wali Kota Pangkalpinang resmi berakhir dengan sukses. Ribuan masyarakat memadati Stadion Depati Amir untuk menyaksikan partai final sekaligus penutupan turnamen yang dinilai menjadi momentum kebangkitan sepak bola di Kota Pangkalpinang dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pada laga puncak yang berlangsung Minggu (21/6/2026), RSUD Depati Bahrin Sungailiat berhasil keluar sebagai Juara I setelah mengalahkan Real Bahdad dengan skor 4-2. Sementara itu, Real Bahdad harus puas menempati posisi Juara II setelah memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Penutupan turnamen dilakukan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin atau yang akrab disapa Prof Udin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan PKP Cup 2026 yang mampu menghadirkan atmosfer sepak bola yang meriah dan penuh sportivitas.
Menurutnya, kehadiran sekitar 4.000 penonton pada partai final menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang sangat dicintai masyarakat Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Kurang lebih 4.000 penonton hadir menyaksikan babak final ini. Ini menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang sangat dicintai masyarakat Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang,” ujar Prof Udin.
Ia menilai PKP Cup 2026 bukan hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta membangkitkan kembali gairah sepak bola daerah yang selama beberapa tahun terakhir minim kompetisi berskala besar.
Prof Udin juga mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong berbagai pihak tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Turnamen ini murni terlaksana dari swadaya dan dukungan para sponsor. Tidak menggunakan dana APBD sama sekali. Ini menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan dan semangat membangun olahraga, kegiatan besar dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Melihat tingginya animo masyarakat dan para pecinta sepak bola, Wali Kota memastikan PKP Cup akan kembali digelar pada tahun 2027 mendatang dengan persiapan yang lebih matang dan kualitas penyelenggaraan yang lebih baik.
“Kami mendengar langsung permintaan masyarakat agar turnamen ini terus dilanjutkan. Insya Allah tahun depan PKP Cup akan kembali digelar dengan penyelenggaraan yang lebih baik dan total hadiah yang lebih besar,” ungkapnya.
Usai acara penutupan, Prof Udin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen, mulai dari panitia pelaksana, sponsor, aparat keamanan, tenaga kesehatan, wasit, perangkat pertandingan, official tim, para pemain, hingga masyarakat yang telah menjaga suasana tetap kondusif selama kompetisi berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia, para pemain, official tim, para pendukung, petugas keamanan, tenaga kesehatan, serta seluruh masyarakat Pangkalpinang yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Menurut Prof Udin, keberhasilan PKP Cup 2026 menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana pemersatu masyarakat sekaligus wadah pembinaan generasi muda untuk meraih prestasi.
Ia berharap turnamen tersebut dapat terus berkembang dan menjadi agenda olahraga tahunan yang mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari Kota Pangkalpinang maupun Bangka Belitung.
“Semoga kompetisi ini membawa keberkahan dan menjadi langkah besar bagi kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Kota Pangkalpinang dan Bangka Belitung,” pungkasnya.
Keberhasilan RSUD Depati Bahrin Sungailiat meraih gelar juara sekaligus antusiasme ribuan penonton yang memadati Stadion Depati Amir menjadi penutup manis PKP Cup 2026. Turnamen ini bukan hanya melahirkan juara, tetapi juga menghidupkan kembali harapan akan bangkitnya sepak bola Bangka Belitung di masa mendatang.








