Tausyiah Ramadhan di Masjid Al Firdaus, Ustadz Dr. Febrino: Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar

PANGKALPINANG — Suasana khusyuk menyelimuti jamaah di Masjid Al Firdaus, Jalan Kampung Melayu, Kelurahan Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Jumat (20/2/2026) malam.

Tausyiah Ramadhan diisi oleh Ustadz Dr. Febrino, M.A., yang menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi latihan pengendalian diri menuju derajat takwa.

Dalam ceramahnya, ia mengutip Surah Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban puasa bagi orang-orang beriman. Menurutnya, panggilan puasa adalah panggilan bagi mereka yang memiliki iman, dan tujuan akhirnya adalah membentuk pribadi bertakwa.

“Kalau kita terpanggil untuk berpuasa, itu tanda iman masih ada dalam diri kita. Tinggal bagaimana puasa ini benar-benar mengantarkan kita menjadi orang bertakwa,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan puasa di era modern tidak hanya soal menahan lapar dan haus. Ujian terbesar justru ada pada kemampuan menjaga lisan, emosi, serta perilaku, termasuk dalam penggunaan media sosial.

“Puasa adalah perisai. Jangan sampai kita menahan lapar, tetapi lisan dan jari kita justru mengurangi pahala puasa,” katanya.

Ketua Masjid Al Firdaus, Dr. H. Zaidan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme jamaah yang terus meningkat di awal Ramadhan. Ia berharap kegiatan tausyiah ini dapat memperkuat ukhuwah dan meningkatkan kualitas ibadah masyarakat.

“Kita ingin Ramadhan di Masjid Al Firdaus bukan hanya ramai secara fisik, tetapi juga memberi dampak perubahan akhlak dan spiritual jamaah,” ujarnya.

Tausyiah berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, diikuti jamaah dari berbagai kalangan usia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *