Kepala Desa Sasak Panjang, Andy Umi Yulaikah, M.Pd saat memberikan sambutan.
Suaranusantara.online
KABUPATEN BOGOR – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Desa Sasak Panjang menggelar perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Desa Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung meriah di Aula Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (16/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani, Cerdas, dan Berakhlak Mulia melalui Al-Qur’an” ini menjadi momen yang sangat dinanti dan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Berbagai cabang keagamaan dilombakan dalam ajang ini dengan tujuan utama memberdayakan generasi muda.
Kepala Desa Sasak Panjang, Andy Umi Yulaikah, M.Pd. mengungkapkan, bahwa perlombaan MTQ tersebut merupakan yang pertama kalinya diadakan selama masa kepemimpinannya.
“Kalau kemarin kita fokus membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan drainase, maka di tahun ketujuh pemerintahan saya ini, fokus kita adalah membangun generasi penerus bangsa. Bukan hanya fisik jalan yang dibangun, tetapi juga jiwa dan imannya dalam memahami serta membaca Al-Qur’an. Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang saleh dan salehah,” ujarnya
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pemuda yang telah berinisiatif mengusulkan perlombaan MTQ tersebut.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk saling berkolaborasi dan tidak ragu menyampaikan ide-ide cemerlang demi kemajuan desa.
“Insya Allah, saya selaku Kepala Desa siap memberikan dukungan dan apresiasi penuh. Program ini sangat krusial untuk memajukan anak-anak kita, wabil khusus warga Desa Sasak Panjang,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, bahwa pihak desa berencana menjadikan perlombaan MTQ tersebut sebagai agenda rutin tahunan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Generasi Cerdas Berakhlak (GEN-CB) sekaligus Ketua Penyelenggara, Muhammad Fadlan Fadillah menjelaskan, bahwa kompetisi ini diikuti oleh 65 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing RW dan majelis taklim di Desa Sasak Panjang.
Sebagai bentuk motivasi, lanjut Fadlan, para juara 1, 2, dan 3 akan mendapatkan piala serta apresiasi berupa uang tunai. Juara pertama mendapatkan Rp500.000, juara kedua Rp300.000, dan juara ketiga sebesar Rp200.000.
“Semoga dengan terselenggaranya acara MTQ ini, kita bisa melahirkan bibit-bibit unggul generasi masa depan, terutama dalam memperkuat fondasi keagamaan Islam di desa kita,” pungkas Fadlan di sela-sela acara kepada suaranusantara.online.
(mardioto)








