PANGKALPINANG — Di tengah suasana hangat Balai Besar Betason, Rabu (15/10/2025) pagi, suasana penuh haru dan semangat terasa menyelimuti ruang pelantikan. Tak hanya pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin dan Dessy Ayutrisna, tetapi juga pengukuhan Susanti Saparudin sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pangkalpinang.
Dibalut busana berwarna lembut, Susanti berdiri tegak di hadapan Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, yang secara resmi melantik dirinya. Usai pengucapan sumpah jabatan, senyum hangat tersungging di wajah Susanti — senyum yang merefleksikan tanggung jawab besar yang kini dipikulnya.
“Alhamdulillah, ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan hati,” ucapnya lirih namun penuh keyakinan. “Saya siap bersinergi dengan seluruh kader PKK di Pangkalpinang untuk menjadikan organisasi ini sebagai penggerak perubahan positif — membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.”
Bagi Susanti, PKK bukan sekadar organisasi pendamping pemerintah, melainkan jantung dari gerakan sosial yang berakar di masyarakat. Ia percaya, perubahan besar dalam sebuah kota selalu dimulai dari hal paling kecil: keluarga.
“Jika keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat. Kami ingin memastikan setiap program PKK dan Posyandu benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam arahannya, Susanti menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor antara PKK, Posyandu, dan perangkat daerah. Kolaborasi itu, katanya, menjadi kunci agar program-program pemberdayaan bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Fokus kami tidak hanya pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga pemberdayaan ekonomi keluarga serta peningkatan kualitas pendidikan di rumah tangga. Semua ini penting untuk menciptakan keluarga yang tangguh dan mandiri,” tuturnya.
Susanti juga berkomitmen menjadikan PKK sebagai mitra aktif Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mendukung visi besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota — menuju kota yang cerdas, inklusif, dan berdaya saing.
“PKK akan menjadi motor penggerak dari bawah. Kami ingin menghadirkan semangat gotong royong yang nyata, bukan sekadar slogan. Karena kesejahteraan kota dimulai dari keluarga,” katanya mantap.
Di sela acara, sejumlah kader PKK tampak menyalami Susanti dengan antusias. Bagi mereka, pelantikan ini bukan hanya pergantian kepemimpinan, melainkan awal dari semangat baru untuk bekerja bersama.
Pelantikan itu pun ditutup dengan doa bersama dan lagu Mars PKK yang dinyanyikan penuh semangat. Di wajah para kader, tampak optimisme baru: bahwa di bawah kepemimpinan Susanti Saparudin, PKK Pangkalpinang akan benar-benar menjadi penggerak perubahan positif — seperti yang diharapkannya sendiri.








