Subekti Wakili Pj Wali Kota pada Pesta Kampong Keroncong dan Pengukuhan Dewan Kesenian Pangkalpinang

Pangkalpinang – Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Selasa (23/9/2025) malam, dipadati masyarakat dan pelaku seni dalam acara Pesta Kampong Keroncong yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian Kota Pangkalpinang.

Dalam kesempatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Pangkalpinang, Subekti, mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang menyampaikan sambutan. Ia menekankan pentingnya pelestarian seni tradisional sebagai identitas daerah.

Kekayaan seni budaya seperti keroncong perlu difasilitasi dan diimplementasikan secara optimal agar menjadi perangkat strategis dalam membentuk karakter dan jati diri bangsa,” ujarnya.

Subekti menilai pengukuhan Dewan Kesenian yang dipadukan dengan pesta keroncong merupakan inovasi kreatif sekaligus memiliki nilai historis. “Ini kali pertama saya temukan sebuah pelantikan organisasi dilakukan dalam gelaran pesta. Selain unik, acara ini juga sangat istimewa,” tambahnya.

Ia mengingatkan bahwa Dewan Kesenian Kota Pangkalpinang telah vakum sejak tahun 2012, setelah almarhum Datuk Saat Toyib diangkat menjadi Ketua Dewan Kesenian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selama 13 tahun terakhir, Pangkalpinang praktis kehilangan wadah resmi yang menggerakkan pelestarian kesenian.

Ke depan, Subekti berharap kepengurusan baru mampu menjadi garda terdepan dalam melestarikan seni tradisi maupun modern, serta bersinergi dengan pemerintah. Ia juga menyinggung program Muatan Kebudayaan Daerah Sekolah (MKDS) yang sudah berjalan enam tahun sebagai strategi pewarisan budaya kepada generasi muda.

Kita berharap pertunjukan keroncong tidak hanya sebatas hiburan, tetapi juga dikembangkan, dimanfaatkan, dan diwariskan kepada anak-anak kita melalui pendidikan,” katanya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa dengan hadirnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang terpilih, diharapkan pemajuan kebudayaan daerah mendapat perhatian lebih serius, bahkan bila perlu didukung perangkat daerah yang khusus menangani bidang kebudayaan.

Acara pengukuhan turut dihadiri Forkopimda Kota Pangkalpinang, pengurus sanggar seni, tokoh adat, Dharma Wanita Persatuan Kota Pangkalpinang, serta berbagai organisasi masyarakat dan keagamaan.

Pos terkait