SMAN 3 Sumenep Gelar Spelling Bee 2026, Hadirkan Volunteer Peace Corps sebagai Juri Utama

Suaranusantara.online

SUMENEP, JAWA TIMUR – SMA Negeri 3 Sumenep kembali menorehkan langkah berani dalam dunia pendidikan. Tahun ini, sekolah unggulan di jantung Kota Keris itu menggelar ajang bergengsi Spelling Bee 2026 – kompetisi mengeja kosakata bahasa Inggris tingkat SMP/MTs sederajat se-Madura – dengan sentuhan istimewa yang belum pernah hadir sebelumnya: kehadiran Volunteer Peace Corps Amerika Serikat sebagai juri utama.

Bacaan Lainnya

Kompetisi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Lapangan Basket SMAN 3 Sumenep, dan terbuka bagi seluruh siswa-siswi SMP/MTs se-Madura yang ingin mengukur kemampuan bahasa Inggris mereka di panggung kompetitif berskala regional.

Yang membedakan Spelling Bee tahun ini dari penyelenggaraan sebelumnya adalah kehadiran Mrs. Jordana Urbik, seorang relawan Peace Corps yang saat ini bertugas di Pasuruan, Jawa Timur.

Ia akan hadir langsung di Sumenep sebagai juri utama sekaligus narasumber inspiratif bagi para peserta.

Peace Corps sendiri merupakan lembaga sukarela internasional milik Pemerintah Amerika Serikat yang mengirimkan relawan terlatih ke berbagai penjuru dunia untuk mendukung pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kehadiran salah satu relawannya di ajang ini menjadi nilai tambah yang signifikan – membawa perspektif global langsung ke hadapan generasi muda Madura.

Hj. RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd

Kepala SMAN 3 Sumenep, Hj. RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd., menyambut antusias keikutsertaan Mrs. Jordana dalam gelaran tahun ini.

“Acara Spelling Bee tahun ini akan lebih spesial lagi. Kita akan kedatangan tamu inspiratif – Volunteer Peace Corps dari Pasuruan, Mrs. Jordana Urbik – sebagai juri utama yang siap berbagi pengalaman, ilmu, dan semangat global,” ujar perempuan yang akrab disapa Bu Dewi itu, saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Jumat (4/4/2026).

Lebih dari Sekadar Lomba
Bu Dewi menegaskan bahwa Spelling Bee bukan kompetisi biasa.

Ia menyebutnya sebagai ruang tumbuh – arena di mana siswa tidak hanya bersaing, tetapi juga belajar berani, berkembang, dan menemukan versi terbaik diri mereka.

“Ini bukan sekadar lomba. Ini momen untuk belajar, berkembang, dan berani menunjukkan kemampuan terbaik. Tujuan kami jelas: meningkatkan kemampuan akademis dan penguasaan kosakata, sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus kompetitif,” tegasnya.

Ia pun tak lupa menyampaikan pesan langsung kepada para calon peserta yang tengah mempersiapkan diri.

“Persiapkan diri kalian, tunjukkan kemampuan terbaik, dan jadilah bagian dari keseruan ini!” serunya penuh semangat.

Spelling Bee SMAN 3 Sumenep 2026 diharapkan menjadi katalis bagi siswa-siswi Madura untuk semakin percaya diri dalam berbahasa Inggris secara kompetitif, sekaligus membuka cakrawala wawasan global melalui interaksi langsung dengan figur internasional.

Di tengah era globalisasi yang menuntut penguasaan bahasa asing sebagai kebutuhan mendasar, langkah SMAN 3 Sumenep menghadirkan Volunteer Peace Corps ke panggung pendidikan lokal menjadi sinyal kuat: sekolah ini tidak hanya mendidik untuk ujian, tetapi mempersiapkan siswa untuk dunia.

(GUSNO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *