Tausiyah Ust. Heri Anggara Soroti Bahaya Dosa Besar dan Fitnah Jelang Pemilu
Pangkalpinang –
Dalam upaya meningkatkan kesadaran umat untuk memakmurkan masjid, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pangkalpinang melakukan kunjungan silaturahmi ke Masjid An-Nur, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Minggu pagi (27/7). Kegiatan ini diisi dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, sambutan dari pengurus DKM, tausiyah agama, serta refleksi harapan terhadap peran masjid di tengah masyarakat.
Acara dipandu oleh Ust. Roni Wijaya Ningrat sebagai pembawa acara. Dalam sambutannya, Ketua DKM Masjid An-Nur menyampaikan bahwa masjid mulai dibangun sejak tahun 2021 dan mulai digunakan untuk salat berjamaah pada Agustus 2024, meski dengan kondisi fisik yang masih terbatas.
“Kami memulai salat berjamaah ketika pintu belum terpasang, karpet masih seadanya. Tapi semangat jamaah sangat luar biasa untuk memakmurkan masjid ini,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa masjid masih membutuhkan dukungan sarana dan dana guna menyempurnakan bangunan serta menunjang kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Heri Anggara, penyuluh agama dari Taman Sari sekaligus pengurus bidang dakwah DMI Pangkalpinang, menekankan pentingnya menjaga lisan dan hati menjelang tahun politik. Ia mengingatkan bahaya besar dari fitnah, ghibah, dan adu domba, terutama yang tersebar melalui media sosial.
“Jangan mudah percaya dan menyebarkan kabar yang belum tentu benar. Menjadi penyambung hoaks atau fitnah, apalagi menjelang Pemilu, bisa menjadi dosa besar,” tegas Ust. Heri.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga ukhuwah Islamiyah dan menolak segala bentuk praktik suap dan politik uang yang merusak nilai-nilai Islam dalam berdemokrasi.
“Rasulullah bersabda, tidak masuk surga orang yang suka mengadu domba. Maka berhati-hatilah di era digital ini,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh masjid dan masyarakat seperti Ust. Muhammad Rizal (Imam Masjid Agung Kubah Fatimah), Pak Haji Ibnu Sari, serta pengurus masjid lainnya di wilayah Kelurahan Temberan.
Di akhir acara, jamaah bersama pengurus masjid dan tamu undangan membacakan doa bersama agar Masjid An-Nur dapat menjadi pusat pembinaan umat, tempat belajar anak-anak, kajian keislaman, dan aktivitas sosial lainnya secara berkelanjutan.
“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut. Masjid An-Nur bukan hanya tempat ibadah, tapi tempat menguatkan nilai-nilai Islam di lingkungankami,” ungkap perwakilan DKM.








