BANGKA – Universitas Bangka Belitung (UBB) dan Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) memperkuat sinergi antarlembaga melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan Implementation Arrangement (IA) di Ruang Betason I, Gedung Rektorat UBB, Rabu (22/7/2026).
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis kedua perguruan tinggi negeri dalam memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan tata kelola kelembagaan sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama UBB, Dr. Hamsani, bersama Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Unsika, Yayat Hendayana.
Dalam sambutannya, Hamsani menegaskan bahwa kolaborasi antarkampus tidak boleh berhenti pada seremoni penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat.
Menurutnya, masing-masing perguruan tinggi memiliki potensi yang saling melengkapi. Unsika dengan sembilan fakultas dan UBB dengan enam fakultas dinilai memiliki peluang besar untuk mengembangkan berbagai program bersama, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, riset kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia.
“Kerja sama ini merupakan komitmen bersama untuk membangun sinergi yang mampu meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui berbagai program yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Yayat Hendayana mengapresiasi terjalinnya kemitraan antara kedua perguruan tinggi negeri tersebut. Ia menilai sinergi akademik menjadi langkah penting dalam memperluas jejaring, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, pengembangan sumber daya manusia, penguatan tata kelola perpustakaan, hingga berbagai bidang lain yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman tersebut, UPA Perpustakaan UBB dan UPA Perpustakaan Unsika juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta Implementation Arrangement (IA).
Kesepakatan ini difokuskan pada pengembangan layanan perpustakaan, peningkatan akses informasi, penguatan kompetensi sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan perpustakaan.
Melalui kolaborasi tersebut, UBB dan Unsika berharap dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan daya saing perguruan tinggi, sekaligus melahirkan berbagai inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Bagi UBB, kemitraan ini juga menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring kerja sama nasional guna mendukung transformasi pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.








