Suaranusantara.online
KABUPATEN BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Dapil 1 melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan III tahun 2024-2025, di Ruang Serbaguna Kecamatan Cibinong, Kabupeten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Rabu (16/7/2025).
Kegiatan reses tersebut menjadi momen penting guna mengakomodir aspirasi konstituen, serta usulan masyarakat terkait dengan sarana dan prasarana seperti sarana lingkungan, pendidikan, kesehatan, kebersihan, dan administrasi yang kemudian akan diakumulasikan untuk disusun menjadi pokok-pokok pikiran dan progres Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) guna disampaikan kepada pemerintah Kabupaten Bogor untuk direalisasikan.
Reses tersebut dihadiri oleh Camat Cibinong Drs. H. Acep Sajidin MSc, Wakil II Ketua DPRD Kabupaten Bogor KH. Agus Salim Lc, Ketua Komisi I Muhammad Irvan Maulana, Wakil Ketua Komisi I Achmad Yaudin Sogir SE, Ketua Komisi II Ferry Roveo Checanova, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Ade Sanjaya SH, Anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Acmad Maulana SE, Agus Salim, Indra, Sekwan, Lurah dari 13 Kelurahan, Kapolsek Cibinong, perwakilan Danramil, Ketua TP PKK Kecamatan Cibinong, Ketua TP PKK Kelurahan, Ketua MUI Kecamatan, perwakilan para Ketua RW dan Ketua RT, pimpinan Ormas, Karang Taruna, lembaga pimpinan partai politik tingkat kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan.
“Suatu kesempatan momentum buat masyarakat Cibinong menyampaikan aspirasinya melalui bapak-bapak anggota DPRD Kabupaten Bogor,” sebut Camat Cibinong, Drs. H. Acep Sajidin, MSc, dalam sambutannya.
Lebih lanjut Acep memastikan usulan-usulan tersebut sudah ditampung oleh wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif.
Ia mengharapkan kepada anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil I untuk membawa aspirasi masyarakat ini agar bisa tertuang di dalam APBD, sehingga bisa dilaksanakan pembangunan di wilayah Kecamatan Cibinong.
“Berbicara usulan dari masyarakat mungkin itu sudah ada ya di situ (anggota dewan), cuma memang yang perlu kami sampaikan agar permasalahan-permasalagan yang ada dapat menjadi perhatian kita semua,” ungkap Acep.
Pada kesempatan tersebut Acep membeberkan peran penting Kecamatan Cibinong dalam menunjang kegiatan pemerintahan, ekonomi, dan sosial di Kabupaten Bogor, karena posisi Cibinong sangat strategis.
Sebagai ibukota kabupaten, lanjut Acep, Kecamatan Cibinong juga sebagai etalasenya Kabupaten Bogor.
Ia menyebut, orang dari mana-mana ke Kabupaten Bogor atau ke Pemda pasti ke Cibinong.
Acep menekankan pentingnya kesadaran dan fokus bersama terhadap suatu isu atau masalah agar mendapatkan perhatian kolektif untuk penyelesaiannya.
“Oleh sebab itu ini perlu perhatian kita semua, perlu penanganan kita semua ya, terutama kami mengharapkan dari anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil I,” ujarnya.
“Kecamatan Cibinong memang merupakan ibukota Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sebagai ibukota kabupaten, Cibinong memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan pemerintahan, ekonomi dan sosial di Kabupaten Bogor. Dengan posisi strategisnya, Cibinong diharapkan dapat menjadi etalase yang baik bagi Kabupaten Bogor, menampilkan citra positif dan kemajuan daerah,” tambahnya.
Camat Cibinong menyoroti permasalahan yang ada di Kecamatan Cibinong terkait dengan banjir.
Kalau ada hujan mengakibatkan banjir. Begitu di lapangan terjadi banjir, misalnya di jalan Sukahati. Lalu, di depan ITC apabila hujan berdampak banjir.
Penanganan masalah tersebut Camat Cibinong mengaku sempat kebingungan akan kewenangannya.
“Kadang-kadang kami masyarakat bingung, ini jalan provinsi. Jadi siapa kewenangan yang menanganinya. Apakah pemerintah daerah Kabupaten Bogor bisa intervensi terhadap seperti permasalahan di jalan raya Mayor Oking yang letaknya di jalan provinsi.
Hanya saja, kata Camat, pihaknya terus untuk menangani masalah sampah tersebut mulai dari tingkat RT dan tingkat RW dengan dibentuknya KRL serta membuat bank sampah di masing-masing RW.
Menanggapi hal itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim mengatakan, bahwa setiap persoalan yang disampaikan masyarakat, pihaknya akan tetap komitmen dan menyelesaikan secara bertahap.
Menurut Agus Salim, pembangunan infrastruktur di Cibinong Raya adalah menjadi prioritas.
Karena lanjut Agus Salim, Bupati sebagai penyelenggara pemerintahan dan mitra menyampaikan permasakahan tersebut menjadi prioritas.
“Meski ini ada di pusat Kabupaten Bogor ya ada domainnya provinsi maupun pusat, ini yang harus kita bangun. Ini sifatnya kebijakan, bukan sekedar ditingkatkan maka ada yang ditargetkan sekarang, ada yang tahun depan,” jelasnya.
“Jadi ini ada kewenangan yang harus diproses, Kita tunggu juga sambil kita lihat kemampuan APBD kita,” imbuhnya.
Kepada wartawan, Agus Salim mengatakan, proses pembangunan infrastruktur pekan depan, awal Agustus akan membawa pada RAPBD Perubahan.
“Kan aturannya RAPBD diurut dari perencanaannya, kalau di perencanaannya sudah ada, kita akan tegaskan sesuai kemampuan APBD kita, secara prioritas,” ujar Agus Salim.
(mardioto)








