Pemerintah Kecamatan Tajurhalang Gelar CFN Akhir Tahun 2025, Genjot Perputaran Ekonomi Melalui Pemberdayaan UMKM

Suaranusantara.online

KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat menggelar Car Free Night (CFN) dalam rangka memperingati pergantian tahun 2025 ke 20206 dengan berbagai kegiatan yang dikemas dalam “Festival Akhir Tahun 2025 – 2026 Kecamatan Tajurhalang”, di Jalan Bomang (Simpang Kecamatan Tajurhalang), Rabu (31/12/2025) malam.

Bacaan Lainnya

Festival yang dihadiri Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Danramil, Babinsa, para Kepala Desa, Ketua TP PKK Kec. Tajurhalang, KNPI, Karang Taruna, Satpol PP, Ulama, Linmas, tokoh masyarakat
dan undangan tersebut menampilkan seni tari, komedi, bazzsr, kuliner dan hiburan live musik berlangsung lancar, aman penuh dengan kebahagiaan dan kebersamaan.

Pemerintah Kecamatan Tajurhalang mengadakan festival pada malam pergantian tahun baru tersebut bukan tanpa alasan dan ini bisa dibilang ide bagus untuk menghibur masyarakat yang bisa dinikmati di dekat dengan tempat tinggalnya.

“Jadi setiap hari minggu kita memang melaksanakan Car Free Day, tapi ini di pergantian tahun kita rubah waktunya ke malam. Tujuannya untuk memberikan hiburan kepada masyarakat supaya tidak bepergian agak terlalu jauh dari wilayah,” ujar Camat Tajurhalang Ivan Pramudia kepada wartawan.

Lebih lanjut Ivan menjelaskan, kegiatan tersebut diadakan di wilayahnya agar dapat lebih nyaman dan juga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jadi kita memfasilitasi ini. Kami, Muspika, Pa Kapolsek, saya juga Pa Danramil memberikan satu fasilitasi kepada masyarakat, bahwa kegiatan ini juga kita inginkan, kita jamin aman, nyaman di samping memberikan hiburan kepada masyarakat. Sehingga nanti di acara pergantian tahun ini tidak terjadi suatu hal yang tidak kita inginkan,” ungkapnya.

Pada acara tersebut, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kecamatan Tajurhalang guna meningkatkan perputaran ekonomian di masyarakat dan mensejahterakan pelaku-pelaku UMKM.

Menurut Ivan, pelaku UMKM di Kecamatan Tajurhalang tercatat sekitar 400 lebih. Sementara UMKM yang berjulan di acara Festival Akhir Tahun 2025-2026 ini yang terlibat sekitar 100 lebih dan tidak dipungut biaaya.

“Ya kita ada UMKM lebih dari 400 sebenarnya. Nanti kita lihat kalau memang semakin banyak teman-teman masyarakat yang ingin berjualan, ya nanti kita akan cari polanya. Apakah bergantian atau keseluruhan, yang penting nanti masyarakat bisa terbantu. Dengan adanya acara ini kan perputaran ekonomi juga kan bisa meningkat,” jelas Ivan.

Ia juga memaparkan, untuk tahun 2026 perbaikan infrastruktur seperti di Jalan Bomang, misalnya, akan terus dilakukan bertahap.

“Untuk 2006 tentunya kita ingin yang lebih baik ya. Selain program Bupati Bogor, Bomang ini kan akan dibenahi terus sambil berjalan. Tentunya kami juga harus bisa mengimbangi apa yang menjadi keinginan pimpinan,” pungkasnya.

(mardioto)

Pos terkait