Pemdes Cilebut​ Barat Salurkan Banpang kepada 3.000 KPM, Kades H. Dasuki: Memastikan Bantuan Tersalurkan Berjalan Lancar dan Tepat Sasaran

Suaranusantara.online

KABUPATEN BOGOR – Sebanyak 3.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menerima Bantuan Pangan (Banpang) untuk alokasi bulan Februari hingga Maret 2026.

Bacaan Lainnya

Bantuan berupa dua karung beras (masing-masing seberat 10 kilogram) dan 4 liter minyak goreng tersebut dibagikan langsung di kediaman Kepala Desa Cilebut Barat, H. Dasuki, pada Senin (29/6/2026).

​Didampingi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tajudin, Kepala Desa H. Dasuki menegaskan, bahwa prioritas utamanya adalah memastikan bantuan tersebut tersalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

​”Yang penting bantuan pangan untuk warga saya sudah tersalurkan apa adanya (sesuai haknya),” ujar Dasuki kepada suaranusantara.online.

​H. Dasuki juga memastikan bahwa pihak Pemdes akan selalu memfasilitasi tempat maupun kebutuhan logistik lainnya demi kelancaran proses pendistribusian.

​”Insya Allah, fasilitas tempat dan segala macam kebutuhan untuk penyaluran bantuan ini, kami persiapkan dengan baik,” imbuhnya.

​Ia menjelaskan regulasi mengenai KPM yang telah meninggal dunia.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak dapat dialihkan begitu saja, melainkan harus dikembalikan ke dinas terkait.

​”Nanti undangannya atau hak (bantuan-Red) bagi warga yang sudah meninggal akan dikembalikan lagi ke dinas,” jelas Dasuki.

​Sementara itu, Ketua BPD Cilebut Barat, Tajudin, mengapresiasi proses penyaluran yang berjalan kondusif.

Ia menilai bantuan tersebut telah sampai ke tangan warga yang benar-benar berhak.

​”Saya menyaksikan sendiri pembagian bantuan pada hari ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” ungkap Tajudin.

Di lokasi yang sama, sejumlah KPM mengaku sangat terbantu dengan adanya program Banpang tersebut. Rasa syukur diungkapkan oleh Yani (47), warga Kampung Babakan Ujung, RT 03/RW 03.

Demi mengambil bantuan tersebut, ia dan enam tetangganya sampai sengaja menyewa satu unit angkutan kota (angkot).

​”Alhamdulillah, sangat membantu sekali. Biasanya bingung tidak punya beras, sekarang jadi punya beras. Biasa beli minyak, sekarang tidak usah beli minyak goreng lagi,” kata Yani.

​Senada dengan Yani, kebahagiaan juga dirasakan oleh Yasmi (47) dan Jubaedah (50), warga Jalan Serikat, Kampung Jembatan Dua (RW 02/RT 01).

Mereka bersama delapan warga lainnya juga patungan menyewa angkot untuk mengambil bantuan.

​”Alhamdulillah terbantu banget. Bantuan ini sangat meringankan beban dapur kami,” tutur mereka kompak.

​(mardioto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *