Suaranusantara.online
LUBUK PAKAM – Maraknya pemberitaan media online terkait Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Konstruksi (SDAMBK) Kabupaten Deli Serdang mendapat tanggapan tegas dari organisasi wartawan.
Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Deli Serdang, Hasan Basri Siregar angkat bicara dan mendesak Kepala Dinas SDAMBK, Janso Sipahutar untuk segera membuka data pemenang proyek dan daftar CV pelaksana.
Pernyataan itu disampaikan Hasan Basri Siregar kepada wartawan di Lubuk Pakam, Kamis (23/7/2026).
Pertanyakan Komitmen Transparansi
Hasan menyoroti tidak adanya jawaban konfirmasi dari pihak dinas terkait siapa pemenang proyek dan CV apa saja yang menangani pekerjaan di SDAMBK.
Kondisi ini, kata dia, membuat pemberitaan menjadi “bola salju” dan menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
“Kami bertanya, ini menjaga integritas atau justru ada intervensi kekuasaan? Kalau memang bersih dan sesuai prosedur, kenapa data pemenang dan pelaksana proyek tidak dibuka ke publik?” tegas Hasan.
Menurutnya, keterbukaan informasi pengadaan barang dan jasa sudah diamanatkan dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Desak Kepala Dinas Segera Klarifikasi
Hasan menilai Dinas SDAMBK merupakan OPD teknis dengan anggaran infrastruktur yang besar dan bersentuhan langsung dengan kepentingan publik. Karena itu, transparansi menjadi harga mati.
“Media punya hak konstitusional untuk bertanya dan mengawasi. Jika konfirmasi tidak dijawab, maka publik berhak curiga. Jangan sampai proyek miliaran rupiah justru menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” ujarnya.
Ia juga meminta Bupati Deli Serdang melalui Inspektorat untuk melakukan evaluasi terhadap pelayanan informasi di SDAMBK agar tidak ada lagi kesan tertutup.
JWI Siap Bermitra, Bukan Bermusuhan
Lebih lanjut, Hasan menegaskan JWI Deli Serdang tidak bermaksud menyerang pribadi Kepala Dinas. Pihaknya justru ingin membangun kemitraan kritis demi tata kelola pemerintahan yang baik.
“Tugas kami mengawasi, tugas pemerintah melayani dan menjelaskan. Kalau semua terbuka, tidak akan ada fitnah. Yang rugi kalau ditutup justru pemerintah sendiri, karena kepercayaan publik bisa runtuh,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi kepada Kepala Dinas SDAMBK Janso Sipahutar terkait pemenang proyek dan daftar CV pelaksana masih belum mendapat jawaban resmi.
(JPS)








