PANGKALPINANG — Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menilai perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat keluarga, masyarakat hingga pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Dessy saat menghadiri perayaan HUT ke-41 Badan Kerja Sama Gereja-Gereja (BKSG) Komisi Wanita Kota Pangkalpinang di Grand Safran Hotel, Pangkalpinang.
Perayaan tersebut diikuti sekitar 363 peserta dari 48 gereja.
Dalam sambutannya, Dessy menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar BKSG Komisi Wanita sekaligus mengajak momentum ulang tahun ke-41 tidak hanya dimaknai sebagai pertambahan usia organisasi.
“Di momen ulang tahun ini bukan hanya sekadar pertambahan usia atau pertambahan angka saja. Tetapi inilah momentum untuk lebih menguatkan iman, memperluas penyertaan terhadap masyarakat, dan juga memperkuat persaudaraan di antara kita,” kata Dessy.
Menurutnya, Pemerintah Kota Pangkalpinang siap bersinergi dengan berbagai organisasi masyarakat, termasuk organisasi perempuan.
Dessy menilai perempuan mempunyai posisi strategis dalam kehidupan keluarga maupun kehidupan sosial dan keagamaan.
“Kita yakin dan percaya, ketika perempuan kuat, maka keluarga ikut kuat. Ketika keluarga kuat, masyarakat juga kuat. Dan ketika masyarakat kuat, maka pembangunan daerah juga semakin kokoh,” ujarnya.
Ia menekankan, perempuan saat ini tidak semestinya hanya dipandang sebagai pendamping atau pelengkap. Perempuan, kata Dessy, dapat menjadi penggerak sekaligus pemberi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
“Kita sebagai penggerak, kita sebagai subjek, dan kita sebagai pemberi inspirasi. Kita yang memperkuat persaudaraan, kita yang menebar kasih, dan kita juga yang membantu bersama-sama membangun kota tercinta ini,” katanya.

Pangkalpinang Rumah Bersama
Dalam kesempatan itu, Dessy juga mengajak seluruh anggota BKSG Komisi Wanita menjaga semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun daerah.
“Kita sama-sama meyakini dan memahami bahwa Pangkalpinang adalah rumah bersama. Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan,” ucapnya.
Ia menilai BKSG Komisi Wanita memiliki peran lebih luas daripada sekadar organisasi internal gereja. Menurut Dessy, keberadaan organisasi tersebut dapat menjadi bagian dari kekuatan sosial di Kota Pangkalpinang melalui kegiatan yang menebarkan kasih, memperluas persaudaraan dan memperkuat gotong royong.
“Dengan organisasi ini saya melihat masyarakat, ibu-ibunya menebar cinta kasih, memperluas persaudaraan, memperkuat gotong royong, dan ini sangat diperlukan untuk kita sama-sama membangun kota kita,” katanya.
Wawako Minta Komisi Wanita Ikut Jaga Kebersihan Kota
Selain berbicara mengenai peran perempuan dan persaudaraan, Dessy juga meminta dukungan BKSG Komisi Wanita untuk membantu pemerintah menjaga kebersihan Kota Pangkalpinang.
Ia menyoroti masih adanya kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah sembarangan, termasuk memanfaatkan lahan kosong sebagai tempat pembuangan.
“Saya mohon bantuan dari organisasi ini untuk bantu pemerintah bersama-sama kita bersinergi menjadi agen, menjadi contoh, dan saling mengingatkan yang lain untuk sama-sama kita membangun kota kita tercinta ini agar menjadi kota yang bersih,” ujarnya.
Dessy berharap anggota BKSG Komisi Wanita dapat menjadi contoh sekaligus mengajak masyarakat di lingkungan masing-masing untuk menjaga kebersihan.
Menutup sambutannya, Dessy kembali menyampaikan ucapan selamat HUT ke-41 kepada BKSG Komisi Wanita Kota Pangkalpinang.
Ia berharap organisasi tersebut terus menjadi wadah yang memperkuat iman dan persaudaraan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan berkat-Nya, memberikan kasih-Nya, dan kekuatan kepada seluruh anggota agar bisa menjalankan tugasnya sebaik-baiknya, dan juga bisa terus menebarkan cinta kasih, menebarkan kedamaian, memperluas persaudaraan, dan menebar manfaat di tengah masyarakat,” tuturnya.







