Ivan Pramudia (ujung kiri) dan Dewi Nuruliana Hidayati (ujung kanan) saat menyerahkan KTP warganya usai diproses.
Suaranusantara.online
KABUPATEN BOGOR – Dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk) menjadi syarat penting untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial.
Hal itu disampaikan Kepala UPT Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wilayah I Parung, Dewi Nuruliana Hidayati, di sela kegiatan Tonjong Fest 2026 yang diselenggarakan di Lapangan depan Kantor Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Sabtu (26/9/2026).
Dewi menjelaskan, UPT Disdukcapil Wilayah I Parung rutin membuka pelayanan di wilayah kerjanya yang meliputi empat kecamatan, yakni Parung, Kemang, Tajurhalang, dan Rancabungur. Kehadiran di Tonjong Fest menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Kami hadir di Tonjong Fest dan di kecamatan-kecamatan lain yang masuk wilayah kerja UPT Disdukcapil Wilayah I Parung untuk memberikan pelayanan Adminduk,” ujarnya.
Menurut Dewi, layanan yang dibuka meliputi pembuatan akta kelahiran, akta kematian, perekaman dan pencetakan KTP elektronik, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA).
Ia berharap masyarakat, khususnya warga Desa Tonjong dan umumnya Kecamatan Tajurhalang, semakin tertib administrasi kependudukan.
“Adminduk ini adalah dasar dan sangat penting untuk semua keperluan. Jadi kami berharap masyarakat lebih tertib,” imbuhnya.
Dewi menegaskan, seluruh layanan Disdukcapil Kabupaten Bogor tidak dipungut biaya.
“Tidak ada pungutan biaya apa pun. Baik di kecamatan, UPT, bahkan di Disdukcapil. Semua layanan gratis,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Tajurhalang Ivan Pramudia mengatakan, acara Tonjong Fest 2026 merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai instansi, salah satunya UPT Disdukcapil Wilayah I Parung yang menyajikan pelayanan Adminduk.
“Ini bentuk kerja sama. Kami disupport Disdukcapil untuk layanan Adminduk, mulai dari IKD, KTP, KK, hingga akta kelahiran,” kata Ivan.
Ia menambahkan, dokumen yang diurus pengunjung akan diproses dan dicetak langsung jadi di hari yang sama.
“Hari ini dilayani langsung jadi. Targetnya 100 pemohon untuk semua jenis layanan,” jelasnya.
Ivan menjelaskan, proses layanan meliputi input data hingga pencetakan dokumen. Kelancaran layanan sangat bergantung pada jaringan internet.
“Kita manfaatkan waktu libur ini. Harapannya sinyal tidak terganggu, karena kalau terganggu prosesnya akan lambat,” pungkasnya.
(mardioto)







