Lewat Live Streaming, YouTuber Vincent Avia Galang Donasi Rp15 Juta untuk Korban Karhutla Kalimantan

PANGKALPINANG — Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan memantik simpati dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari YouTuber gaming asal Sumatera Utara, Vincent Avia.

Melalui kanal YouTube pribadinya, pria yang akrab disapa Vincent ini menggalang dana melalui program live streaming bertajuk “Donasi Untuk Kalimantan dan Patungan Untuk Hutan” pada Rabu (14/10/2026).

Dalam aksi sosial tersebut, Vincent berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp15 juta hanya dalam waktu satu jam. Pada awal live streaming, angka donasi berada di kisaran Rp5 juta, sebelum akhirnya melonjak tajam berkat partisipasi aktif para penontonnya.

Seluruh dana yang terkumpul disalurkan secara langsung oleh Vincent melalui platform galang dana Kitabisa.com.

“Keren. Hari ini kita berhasil mengumpulkan donasi Rp15 juta untuk hutan dan teman-teman kita di Kalimantan. Terima kasih kepada semua yang telah ikut berdonasi, kalian luar biasa,” ujar Vincent.

Vincent mengaku tak menyangka partisipasi masyarakat akan seantusias ini. Sebab, kanal YouTube yang baru ia rintis sejak Juli lalu itu semula hanya menargetkan donasi awal sebesar Rp5 juta.

“Sekali lagi terima kasih kepada teman-teman yang telah berkontribusi. Tidak menyangka bisa terkumpul Rp15 juta. Bantuan kalian tentu sangat bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Kalimantan,” ungkapnya.

Selain menggalang dana secara daring, Vincent turut mengajak masyarakat luas yang ingin membantu untuk menyalurkan donasi pribadi secara mandiri melalui berbagai platform resmi.

“Bagi kalian yang ingin berdonasi secara pribadi untuk membantu di Kalimantan, bisa mengunjungi situs Kitabisa.com atau platform donasi lainnya,” tutur Vincent.

Ia berharap aksi kepedulian ini dapat membantu meringankan beban warga terdampak serta mendukung para petugas di lapangan.

“Semoga bantuan ini bisa tersalurkan dengan baik dan membantu masyarakat maupun petugas yang sedang berjibaku memadamkan karhutla di Kalimantan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *