Lukman Hakim Zulfandi, S.T., menyampaikan pesan pada Musyawarah Provinsi (Musprov) V INKINDO Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Grand Safran Pangkalpinang. Setelah menuntaskan masa kepemimpinan selama dua periode, Lukman menyerahkan estafet kepemimpinan organisasi melalui proses musyawarah sebagai bagian dari regenerasi dan penguatan organisasi profesi konsultan di Bangka Belitung (20/06/2026).
PANGKALPINANG – Musyawarah Provinsi (Musprov) V Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi. Setelah menuntaskan masa pengabdian selama dua periode, Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) INKINDO Babel, Lukman Hakim Zulfandi, S.T., resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada generasi penerus melalui mekanisme musyawarah organisasi.
Musprov yang berlangsung di Hotel Grand Safran Pangkalpinang tersebut tidak hanya menjadi agenda pemilihan ketua baru, tetapi juga forum evaluasi, konsolidasi, dan perumusan langkah strategis organisasi dalam menghadapi tantangan dunia jasa konsultansi yang semakin dinamis.
Dalam kesempatan itu, Lukman menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota, pengurus, pemerintah daerah, serta para mitra kerja yang selama ini telah mendukung perjalanan organisasi selama dirinya memimpin.
Ia menegaskan bahwa berakhirnya masa kepemimpinannya merupakan bagian dari proses organisasi yang sehat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di tubuh INKINDO.
“Saya telah bertekad untuk mengakhiri masa pengabdian karena masa jabatan telah selesai. Sesuai ketentuan organisasi, jabatan ini dibatasi maksimal dua periode,” ujarnya di hadapan peserta Musprov.
Menurut Lukman, regenerasi kepemimpinan merupakan hal penting dalam menjaga dinamika organisasi agar tetap berkembang dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku jasa konsultansi.
Ia berharap kepemimpinan baru nantinya dapat melanjutkan berbagai program yang telah dirintis sekaligus menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat eksistensi INKINDO di Bangka Belitung.
“Siapa pun yang nantinya mendapat amanah memimpin organisasi harus didukung bersama. Yang terpenting bukan siapa yang terpilih, tetapi bagaimana organisasi ini terus maju, semakin solid, dan semakin bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” katanya.
Lukman juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, persatuan, dan profesionalisme dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, tantangan dunia jasa konsultansi ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, transformasi digital, dan kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.
Karena itu, ia mengajak seluruh anggota INKINDO untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi, serta menjaga kualitas layanan profesional agar mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional.
Selama dua periode kepemimpinannya, INKINDO Babel terus berupaya memperkuat peran organisasi sebagai wadah perusahaan jasa konsultansi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Berbagai program penguatan kapasitas anggota, peningkatan profesionalisme, hingga upaya membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) INKINDO, Erie Heryadi, M.H., dalam kesempatan yang sama menegaskan pentingnya peran konsultan dalam berbagai sektor pembangunan. Ia mendorong perusahaan konsultan di Bangka Belitung untuk lebih aktif menangkap peluang pekerjaan dari proyek-proyek pembangunan yang didanai APBN maupun proyek strategis lainnya.
Menurut Erie, konsultan tidak hanya berperan dalam sektor konstruksi dan infrastruktur, tetapi juga di bidang keuangan, pertanian, lingkungan hidup, serta berbagai sektor strategis lainnya yang membutuhkan kajian dan perencanaan profesional.
Musprov V INKINDO Babel pun diharapkan menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan semangat pengabdian organisasi serta memperkuat kontribusi sektor jasa konsultansi terhadap pembangunan daerah.
Dengan berakhirnya masa jabatan Lukman Hakim Zulfandi setelah dua periode memimpin, INKINDO Bangka Belitung kini memasuki babak baru. Estafet kepemimpinan yang diserahkan melalui proses demokrasi organisasi diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju, adaptif, dan berdaya saing dalam menjawab kebutuhan pembangunan di Negeri Serumpun Sebalai.








