PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menyalurkan bantuan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) tahun 2025 untuk masyarakat penerima manfaat di Kecamatan Gerunggang, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Gerunggang ini dihadiri oleh Juhaini Asisten Perekonomian dan Pembangunan mewakili Penjabat Wali Kota Pangkalpinang. Turut mendampingi, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, perwakilan Inspektorat, Camat Gerunggang, serta para lurah se-Kecamatan Gerunggang.
Dalam sambutannya, Juhaini Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan bahwa program penyaluran beras CPP merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di tengah dinamika harga pangan yang masih fluktuatif.
“Program ini adalah wujud perhatian pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan dan menekan gejolak harga beras di tingkat lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan pemerintah kelurahan agar distribusi bantuan dapat berjalan tepat sasaran, lancar, dan transparan.
Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, total penerima manfaat CPP tahun 2025 mencapai 2.500 keluarga penerima manfaat (KPM). Dari jumlah tersebut, Kecamatan Gerunggang mendapat 400 KPM dengan rincian:
Kelurahan Air Kepala Tujuh: 67 KPM
Kelurahan Bukit Merapen: 67 KPM
Kelurahan Bukit Sari: 66 KPM
Kelurahan Kacang Pedang: 67 KPM
Kelurahan Taman Bunga: 66 KPM
Kelurahan Tua Tunu Indah: 67 KPM
“Kami berharap dengan adanya pembagian beras cadangan pangan ini dapat mengurangi sedikit beban masyarakat akibat kenaikan harga beras dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kota Pangkalpinang, sehingga kondisi ketahanan pangan dapat terkendali,” ujarnya.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan mendapat berkah dari Allah SWT,” tambahnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap, penyaluran beras CPP tahun 2025 ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah naik turunnya harga bahan pokok.








