Suaranusantara.online
KABUPATEN BOGOR – Ratusan warga menyambut dengan suka cita program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (19/5/2025) pagi.
Dengan diadakannya kegiatan GPM tersebut dirasakan oleh masyarakat setempat sangat membantu dan bermanfaat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, karena komoditas-komoditas yang dijual harganya lebih murah jika dibanding harga di pasaran.
Sebagaimana diungkapkan Bedah, seorang ibu rumahtangga warga RW 2, Desa Sasak Panjang, misalnya.
Dia merasa berbunga-bunga hatinya dengan adanya GPM, karena sangat bermanfaat meringankan biaya dalam memenuhi kebutuhannya.
“Ya seneng aja, jadi uang 50 ribu rupiah bisa dapet telor, sama minyak goreng. Berarti banget buat emak-emak,” ujarnya sambil tertawa riang kepada suaranusantara.online.
Selain itu, ibu rumahtangga juga, warga RW 7/RT 9 atau di lingkungan kompleks Induk Koperasi TNI Angkatan Darat (Inkopad) bernama Endang, mengunjungi GPM membeli gula, terigu, telor, dan minyak goreng.
Ia menuturkan, bahwa komoditas-komoditas yang dijual di GPM harganya lebih bersahabat.
“Alhamdulillah, harganya lebih murah dan lebih irit lah..,” tuturnya.
Hal senada dikatakan Ny. Harmadi tempat tinggalnya sama dengan Endang
Ia langsung memborong 2 karung beras (1 karung isi 5 kg-Red), lantaran di GPM harganya lebih miring.
“Ya ga apa-apa setiap bulan diadain bazar, meskipun berpindah-pindah ke desa lain yang ada di Kecamatan Tajurhalang. Yaa bagus sih. Harga-harganya murah ya alhamdulillah.. Ini beli beras dua nih,” ungkapnya saat dimintai tanggapannya terkait hadirnya GPM.
Hadir pada kegiatan tersebut Camat Tajurhalang, Ivan Pramudia S.Sos, MM; Kepala Desa Sasak Panjang, Hj. Andi Umi Yulaikah S.Pd; Babinsa; personil Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Tajurhalang dan masyarakat.
Camat Tajurhalang Ivan Pramudia mengatakan, program GPM ini adalah salah satu program inisiasi pemerintah yang bertujuan untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat.
“Untuk membantu kemampuan tingkat belanja masyarakat,” ujar Ivan.
Lebih lanjut Ivan menjelaskan, bahwa biasanya kegiatan GPM ini diadakan pada kesempatan-kesempatan tertentu. Seperti hari besar keagamaan, misalnya, di mana pada saat itu harga-harga kebutuhan bahan pokok cukup tinggi.
“Ada momen-momen tertentu di mana seperti kemarin menjelang hari raya, harga daging tinggi, harga telur tinggi. Naah, pemerintah hadir di situ (kegiatan GPM), Pemda hadir di situ membantu masyarakat dengan harga sedikit di bawah harga pasar,” jelas Ivan.
Sehingga, lanjut Camat Tajurhalang itu, membantu daya beli masyarakat bisa membeli barang-barang yang dibutuhkan yang biasa dikonsumsi sehari-hari.
Ia juga menjelaskan, bahwa kegiatan GPM di wilayahnya akan berlangsung selama satu tahun dan diadakan setiap bulan.
Rencananya, kata dia, akan berpindah-pindah diadakan di setiap desa se Kecamatan Tajurhalang.
Yang digelar di Desa Sasak Panjang ini, jelas Ivan, merupakan yang ketiga kalinya. Yang pertama saat itu diadakan di Halaman Kantor Kecamatan Tajurhalang dan yang keduanya di Desa Tonjong.
Sementara itu, Kepala Desa Sasak Panjang, Hj. Andi Umi Yulaikah S.Pd, mengungkapkan, bahwa kegiatan GPM tersebut merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Lebih lanjut Kades mengatakan, kegiatan GPM ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejumlah produk-produk pangan yang dijual antara lain meliputi beras, minyak goreng, gula, telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, dan produk pangan lainya.
Sebelun digelarnya kegiatan GPM dirinya telah menginformasikan kepada warga masyarakat melalui beberapa saluran. Makanya ketika terseleggara masyarakat banyak yang datang.
“Alhamdulilah jauh-jauh hari telah kita informasikan kepada warga, lewat pengajian di majelis ta’lim maupun pemberitahuan lewat Rt/Rw,” ungkapnya.
Menurut Kades, antusias masyarakat sangat tinggi mengunjungi GPM.
Terpantau harga beberapa produk yang dijual di GPM Desa Sasak Panjang yaitu beras Rp 55.000/karung isi 5 kg, minyak goreng Rp 16.500/liter, gula pasir Rp 15.500/kg, telur ayam ras Rp 23.000, daging ayam ras Rp 30.000, dan daging sapi Rp 117.000, .
Ia berharap, kegiatan serupa dapat diselenggarakan lagi sesuai jadwal karena dapat membantu meringankan beban ekonomi, terutama bagi masyarakat dengan pendapatan rendah di desanya.
(mardioto)









