PANGKALPINANG – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan XVII Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Sofyan Tsauri, Kamis (2/7/2026). Kehadiran Wawako yang akrab disapa Cece Dessy itu mewakili Pemerintah Kota Pangkalpinang sekaligus memberikan ucapan selamat kepada 156 lulusan yang resmi menyandang gelar sarjana.
Dalam kesempatan tersebut, Dessy menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar sarjana merupakan hasil perjuangan panjang yang tidak hanya dilakukan mahasiswa, tetapi juga keluarga yang selalu memberikan doa, dukungan, dan pengorbanan.
“Semoga para wisudawan dan wisudawati diberikan kemudahan oleh Allah untuk melangkah ke jenjang berikutnya, mendapatkan pekerjaan, dan diberikan masa depan yang cerah,” ujar Dessy kepada awak media usai prosesi wisuda.
Ia berharap momen wisuda menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk menggapai cita-cita sekaligus membahagiakan kedua orang tua.
“Semoga bisa menjadi kebahagiaan untuk mewujudkan cita-cita orang tua dan dirinya sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung mewisuda sebanyak 156 mahasiswa, terdiri dari 131 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta 25 lulusan Fakultas Teknik dan Sains (FTS).
Dari FKIP, lulusan berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 86 orang, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) 22 orang, Pendidikan Matematika 16 orang, serta Pendidikan Bahasa Inggris tujuh orang.
Adapun dari Fakultas Teknik dan Sains, lulusan terdiri atas enam mahasiswa Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA), dua mahasiswa Teknik Sipil, dan 17 mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer.
Penghargaan wisudawan berprestasi FKIP diraih Meylisa Rahcmaniar dari Program Studi PGSD dengan IPK 3,93, sedangkan wisudawan berprestasi Fakultas Teknik dan Sains diraih Rakha Piadika dari Program Studi Ilmu Komputer dengan IPK 3,96.
Prosesi wisuda juga menghadirkan kisah inspiratif dari Dina Mariska, mahasiswa disabilitas Program Studi Ilmu Komputer yang berhasil menyelesaikan studinya dengan IPK 3,63.
Rektor Unmuh Babel, Dr. Ir. Fadillah Sabri, ST., M.Eng., IPM., menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan momentum peradaban karena ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa akan kembali kepada masyarakat melalui karya dan pengabdian para lulusan.
“Setiap wisuda adalah peristiwa akademik. Namun bagi sebuah universitas, wisuda juga merupakan peristiwa peradaban. Karena pada hari ini ilmu pengetahuan dikembalikan kepada masyarakat melalui para lulusannya,” kata Fadillah.
Mengusung tema “Meneguhkan Keunggulan, Membangun Peradaban: Sarjana Muhammadiyah untuk Indonesia Berkemajuan,” ia mengingatkan bahwa keunggulan lulusan harus dibangun di atas ilmu pengetahuan, karakter, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mengingatkan para lulusan agar tidak mengalami “toga syndrome”, yakni anggapan bahwa proses belajar telah selesai setelah memperoleh gelar sarjana.
“Mudah-mudahan saudara semua tidak termasuk yang disebut sebagai pengidap toga syndrome, yaitu merasa telah selesai belajar hanya karena sudah mengenakan toga,” ujarnya.
Abdul Mu’ti menekankan pentingnya menjadi pembelajar sepanjang hayat, memiliki integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan terus memberi manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini masih membutuhkan sekitar 561 ribu guru, sehingga peluang bagi lulusan, khususnya dari bidang pendidikan, masih sangat terbuka untuk mengabdi sebagai tenaga pendidik di berbagai daerah.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi juga oleh karakter, etos kerja, kemampuan belajar, dan keberanian menghadapi perubahan.
Wisuda XVII Unmuh Babel turut dihadiri Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Kepala LLDIKTI Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., jajaran Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pimpinan perguruan tinggi, serta keluarga para wisudawan dan wisudawati yang memenuhi Auditorium Sofyan Tsauri dalam suasana penuh haru dan kebanggaan.








