Talk Show RRI Angkat Tema Pangkalpinang Pangkal Kemenangan

Pangkalpinang – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) menggelar Talk Show bertema “Pangkalpinang Pangkal Kemenangan dalam Historis dan Kekinian” yang disiarkan langsung dari halaman Rumah Dinas Residen Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (23/8/2025) pagi. Acara ini berlangsung pukul 09.30 hingga 11.30 WIB dan dipandu oleh host Regina Rizky dengan MC Mia & Akbar.

Hadir sebagai narasumber, Pj Wali Kota Pangkalpinang M. Unu Ibnudin, S.E., M.Si, Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung Edi Nasapta, M.M., Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM, serta sejarawan sekaligus budayawan Bangka Belitung Dato Drs. Akhmad Elvian, DPM.

Acara ini juga diramaikan dengan penampilan seni budaya dari sejumlah musisi daerah, serta dihadiri puluhan mahasiswa dari Universitas Bangka Belitung, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, dan IAIN SAS Bangka Belitung.

Pangkalpinang dalam Perspektif Historis

Dalam paparannya, sejarawan Ahmad Elvian menegaskan bahwa Pangkalpinang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Indonesia pasca-proklamasi. Ia menyinggung Konferensi Federal yang digelar pada 1–12 Oktober 1946 di Pangkalpinang serta pengasingan Presiden dan Wakil Presiden RI selama 197 hari di Bangka setelah Agresi Militer Belanda II.

“Selama pengasingan, Presiden dan Wakil Presiden tetap menggunakan kop surat resmi Republik Indonesia. Itu bukti komitmen mempertahankan kedaulatan RI,” ujar Elvian.

Pesan untuk Generasi Muda

Pj Wali Kota Unu Ibnudin menekankan pentingnya mewariskan nilai historis tersebut kepada generasi muda. Menurutnya, semangat kebangsaan dan nilai keindonesiaan harus ditanamkan agar tidak luntur oleh globalisasi.

“Pemerintah Kota siap memfasilitasi, menganggarkan, dan membuat program-program agar nilai-nilai luhur bangsa dapat dipahami dan dihidupi generasi muda. Tanpa itu, kita akan gagal membangun Pangkalpinang yang lebih maju, sejahtera, dan makmur,” tegas Unu.

Regulasi Pertambangan dan Kesejahteraan Daerah

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Babel, Edi Nasapta, menjawab pertanyaan dari Mahasiswa UBB menyoroti regulasi pertambangan dan sistem fiskal nasional, menurutnya membuat daerah kaya sumber daya tetapi rakyatnya belum sepenuhnya sejahtera. “Kalau semua aturan dijalankan dengan baik, tidak ada tambang yang merusak laut maupun darat. Masalahnya, praktik di lapangan sering berbeda dengan regulasi,” ungkap Edi.

Pesan Menjelang Pilkada Ulang

Menutup talk show, Pj Wali Kota Pangkalpinang juga menyampaikan pesan kepada masyarakat menjelang empat hari pelaksanaan Pilkada Ulang.

“Seluruh elemen masyarakat diharapkan menciptakan Pilkada Ulang yang aman dan damai. Saya juga mengajak tim pemenangan dan partai politik untuk bersama-sama mengawal KPU dan Bawaslu agar penyelenggaraan berjalan baik,” ujar Unu.

Pos terkait