Sebanyak 652 KPM,Kampung Totokaton,Kecamatan Punggur,Kab Lam-Teng Terima BAPANG Non Tunai

 

Totokaton,Lam-Teng.
Suarnusantara.Online-

Melalui Badan Pangan Nasional dan Bulog,bantuan non tunai (BPNT/Sembako ),berupa beras dan minyak goreng kepada keluarga penerima manfaat (KPM), guna mengurangi beban pengeluaran , menanggulangi Stunting, serta menstabilkan harga pangan, telah di gelontorkan dan telah sampai ke sasaran di tingkat Kampung/Desa..

salah satunya terbidik di Kampung Totokaton,Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.
penyaluran berlangsung di balai kampung setempat, sabtu (4/4/2026).

Agus iwan setia, Kepala Kampung Totokaton, secara simbolis saat menyerahkan bantuan pangan menuturkan,.

Untuk Kampung Totokaton yang terdiri dari 8 Dusun,berdasarkan data yang telah di validasi dalam Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS ), berjumlah 652 Keluarga penerima manfaat (KPM), tukas nya.

masih di sampaikan Kakam,Totokaton di hadapan KPM, dirinya menghaturkan banyak terimakasih kepada pemerintah pusat atas kembali di gelontor program Bantuan Pangan(BAPANG),ini sehingga Masyarakat kususnya warga Masyarakat miskin /Rentan yang masuk dalam Desil 1-4, dapat terbantu.

dan bagi warga yang merasa layak namun belum masuk dalam DTKS, kiranya segera melengkapi berkas dan identitas keluarga, semoga kedepan kita pemerintahan kampung berupaya untuk di Validasi dan di ajukan ke petugas yang berkompeten pungkasnya.

di kesempatan yang sama, KPM,warjo (54),warga Dusun 3, mengatakan Alhamdulillah,pak. Saya ucapkan banyak terimakasih kepada kepada Negara melalui pemerintahan kampung Totokaton ini, dengan 2 sak Beras (20,Kg) dan 4 Liter minyak Goreng ini, dapat meringan kan beban ekonomi saya, dan saya berharap bantuan ini berkelanjutan dan merata pungkas nya.

Senada di ucapksn Mbah Sutimah warga Dusun 4, maturswuun(terimakasih), dengan bantuan beras dan minyak ini sangat membantu saya sekelurga yang miskin ini, tutur nya .

Dengan di gelontorkan Bantuan pangan ini, target dan tujuan Pemerintah guna menekan angka kemiskinan dan memastikan akses pangan murah terutama saat terjadi gejolak harga dapat berjalan sesuai dengan sasaran. (Gusti)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *