Suaranusantara.online
KABUPATEN BOGOR – Sebanyak 90 pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bogor masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Gedung DPC PKB Kabupaten Bogor, Jl. Tegar Beriman, Sukahati, Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh utusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat, Hasyim Adnan.
Hadir perwakilan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang mewakili Ketua Umum Muhaimin Iskandar, jajaran DPW PKB Jawa Barat, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten Bogor, perwakilan DPC PKB se-Jawa Barat, serta ratusan pengurus hingga kader tingkat ranting.
Edwin Sumarga
Dalam sambutannya, Edwin Sumarga yang kembali dipercaya memimpin DPC PKB Kabupaten Bogor menegaskan pentingnya disiplin organisasi, soliditas kader, dan penguatan ideologi partai sebagai fondasi utama perjuangan politik ke depan.
Menurut Edwin, PKB Kabupaten Bogor harus memiliki target politik yang jelas dan terukur.
Salah satu sasaran utamanya adalah meraih 12 kursi legislatif serta bersiap mengusung kader sendiri dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029.
“Target 12 kursi ini bukan sekadar slogan. Kita harus menghitung kekuatan, memperkuat struktur, mendisiplinkan anggota, dan memastikan seluruh kader bergerak dalam satu barisan. Kerja ini harus dipersiapkan sejak dini,” ujar Edwin.
Sebagai langkah konkret konsolidasi, Edwin mengumumkan rencana menggelar Rapat Akbar pada Juli 2028.
Momentum ini akan menjadi pembuktian kesiapan dan kekuatan politik PKB Kabupaten Bogor menjelang Pemilu 2029.
Ia menekankan, kemandirian politik menjadi kunci penting agar PKB berani tampil membawa kader terbaiknya menjadi calon bupati maupun wakil bupati.
“Kita ingin PKB memiliki kemandirian politik. Persiapan mengusung kader sendiri harus dimulai dari sekarang, bukan mendadak. Kita siapkan kader yang punya kapasitas, integritas, dan kedekatan nyata dengan rakyat,” tegasnya.
Selain strategi pemenangan, Edwin mengingatkan seluruh kader untuk tidak melupakan sejarah dan nilai dasar partai. PKB lahir dari aspirasi warga Nahdlatul Ulama (NU) dan mengemban tradisi perjuangan para ulama serta santri.
Edwin berpesan agar politik dijadikan sebagai sarana pengabdian, bukan sekadar alat mengejar kekuasaan.
”Politik harus berlandaskan moral dan tanggung jawab. Jangan pernah lupakan sejarah, jaga ideologi, hormati ulama, dan bekerja nyata untuk rakyat. Kalau semua bergerak bersama, insyaallah PKB Kabupaten Bogor akan semakin kuat dan mencapai sasaran,” pungkas Edwin.
(mardioto)







