PULANG GRATIS SAMPAI RUMAH: RSUD MA Sumenep Hadirkan Layanan Antar Pasien yang Bikin Warga tak Perlu Khawatir Lagi

Suaranusantara.online

SUMENEP, JAWA TIMUR – Bayangkan baru saja keluar dari rumah sakit setelah menjalani perawatan, tubuh masih lemah, kantong sudah terkuras biaya pengobatan – lalu bingung mencari tumpangan pulang.

Bacaan Lainnya

Masalah klasik yang kerap dialami pasien itu kini perlahan-lahan menjadi masa lalu bagi warga Sumenep.

RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUD MA) Sumenep hadir dengan solusi nyata: armada Mobil Layanan Antar Pasien Sehat – La Sehat – yang siap mengantar pasien langsung ke depan pintu rumah mereka, tanpa sepeser pun biaya.

Sejak diluncurkan, layanan La Sehat bukan hanya menjadi program seremonial yang berhenti di atas kertas. Hingga kini, lebih dari 500 pasien telah memanfaatkan fasilitas transportasi gratis ini – angka yang membuktikan bahwa kebutuhan masyarakat akan layanan semacam ini memang nyata dan mendesak.

Direktur RSUD MA Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa layanan ini bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan cerminan dari filosofi pelayanan yang lebih manusiawi.

“Kami ingin masyarakat percaya bahwa pelayanan di RSUD MA tidak setengah-setengah. Kualitas menjadi prioritas utama manajemen rumah sakit,” tegasnya.

Kabar baik terus mengalir. Rute layanan La Sehat resmi diperluas. Jika sebelumnya armada ini hanya menjangkau wilayah Kota Sumenep, Batuan, Manding, Kalianget, dan Saronggi, kini pasien dari Kecamatan Gapura (Sumba Makasar Pura) pun dapat menikmati layanan serupa.

Perluasan rute ini bukan hanya soal penambahan jarak tempuh – ini adalah pernyataan tegas bahwa tidak ada warga Sumenep yang boleh tertinggal dari akses layanan kesehatan yang bermartabat.

Tak berhenti di situ, manajemen RSUD MA tengah merancang penambahan armada La Sehat untuk memperpendek waktu tunggu pasien sekaligus memperluas cakupan layanan ke lebih banyak wilayah.

“Selain memperluas jangkauan, kami juga merencanakan penambahan armada mobil La Sehat agar cakupan pelayanan semakin luas dan waktu tunggu pasien lebih singkat,” jelas dr. Erliyati.

Di tengah persepsi sebagian masyarakat yang masih meragukan kualitas layanan rumah sakit pemerintah, gebrakan RSUD MA Sumenep ini menjadi jawaban yang berbicara lebih keras dari kata-kata.

Pasien tak hanya diobati – mereka dijemput kesehatannya, lalu diantarkan pulang dengan selamat ke pelukan keluarga.

Layanan La Sehat adalah bukti bahwa inovasi pelayanan publik bisa lahir dari daerah, menyentuh langsung kehidupan rakyat, dan memberikan dampak yang terasa hingga ke sudut-sudut kampung di Sumenep.

(GUSNO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *