Suaranusantara.online
SUMENEP, JAWA TIMUR – Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, buktikan dedikasi luar biasa, setiap detik kritis pasien rujukan ditangani profesional tanpa mengenal waktu.
Pukul 02.00 dini hari. Ketika sebagian besar penduduk Sumenep terlelap dalam tidur, lampu Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Mohammad Anwar (RSUDMA) justru menyala terang. Di balik pintu-pintu Instalasi Gawat Darurat, tim medis bergerak cepat menangani pasien rujukan kritis. Inilah wajah nyata komitmen pelayanan kesehatan yang dipimpin oleh dr. Erliyati, M.Kes., sebuah transformasi dari janji menjadi aksi konkret.
Di bawah kepemimpinan dr. Erliyati, RSUDMA Sumenep tidak lagi sekadar rumah sakit rujukan di atas kertas. Direktur yang visioner ini telah mengubah paradigma pelayanan kesehatan publik dari yang bersifat prosedural menjadi berorientasi penuh pada keselamatan pasien-tanpa kompromi waktu, tanpa pandang bulu.
“Dalam dunia medis, tidak ada istilah ‘di luar jam kerja’ ketika nyawa menjadi taruhannya,” tegas dr. Erliyati.
Pernyataan ini bukan sekadar retorika. Sejak menjabat sebagai direktur, ia konsisten menerjemahkan visi tersebut menjadi kebijakan operasional yang mengubah total wajah RSUDMA.
Keunggulan kepemimpinan dr. Erliyati terlihat dari sistem yang dibangunnya. Direktur RSUDMA menginstruksikan seluruh lini pelayanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang operasi, hingga unit penunjang diagnostik, untuk beroperasi dalam mode siaga penuh 24 jam nonstop, 7 hari seminggu.
Yang lebih impresif, dr. Erliyati membangun sistem respons terintegrasi di mana tim medis, perawat, hingga tenaga administratif bekerja dalam koordinasi solid. Hasilnya? Tidak ada waktu terbuang dalam penanganan kondisi kritis.
“Setiap pasien yang masuk, terutama kasus rujukan emergensi, langsung masuk dalam protokol penanganan cepat. Kami tidak membeda-bedakan waktu kedatangan. Pelayanan di pukul 15.00 siang sama profesionalnya dengan pelayanan di pukul 03.00 pagi,” jelas dr. Erliyati menggambarkan standar operasional yang diterapkannya dengan tegas.
Apa yang membuat RSUDMA di bawah kepemimpinan dr. Erliyati truly exceptional adalah konsistensi kualitas layanan. Direktur ini memastikan, bahwa profesionalisme tidak terpengaruh oleh pergantian shift atau waktu operasional.
Standar medis yang diterapkan tetap tinggi, baik di jam sibuk maupun di tengah malam sepi.
Pasien rujukan dari puskesmas atau fasilitas kesehatan lain mendapat jaminan konkret: mereka akan ditangani segera, kapan pun tiba, dengan standar pelayanan yang sama tingginya.
Dr. Erliyati memahami bahwa sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah, RSUDMA memikul tanggung jawab besar sebagai benteng terakhir harapan masyarakat Sumenep.
Kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan pemerintah, menurutnya, hanya bisa dibangun melalui bukti nyata-bukan janji kosong.
“Kepercayaan masyarakat adalah aset paling berharga bagi kami. Ketika warga yakin bahwa RSUDMA akan melayani mereka dengan tulus kapan pun dibutuhkan, di situlah misi kami sebagai rumah sakit rujukan publik tercapai,” ungkap direktur dengan penuh kesadaran akan peran sosial institusi yang dipimpinnya.
Dengan tegas namun penuh empati, dr. Erliyati mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas RSUDMA.
“Rumah sakit ini adalah milik rakyat Sumenep. Kami ada untuk melayani, bukan untuk menghakimi atau membatasi akses kesehatan. Ini adalah komitmen kami kepada masyarakat.”
Kepemimpinan dr. Erliyati membuktikan bahwa pelayanan kesehatan publik yang humanis dan profesional dapat berjalan beriringan. Di tangannya, RSUDMA tidak hanya menjadi rumah sakit yang “tersedia”, tetapi benar-benar “andal” – setiap saat, setiap hari, tanpa henti.
Komitmen direktur RSUDMA ini mengukuhkan posisi rumah sakit sebagai pilar kesehatan masyarakat Sumenep yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga menyentuh dimensi kemanusiaan dalam setiap pelayanannya.
Di tengah tantangan pelayanan kesehatan publik yang kompleks, kepemimpinan dr. Erliyati, M.Kes di RSUD dr. H. Mohammad Anwar Sumenep menjadi bukti nyata, bahwa transformasi dimulai dari komitmen pimpinan yang berani mengubah sistem, konsisten dalam implementasi, dan tulus dalam pengabdian kepada masyarakat.
Melayani dengan Hati, Menyelamatkan Tanpa Henti.
(GUSNO)








