PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof Udin, membuka rangkaian kegiatan Ramadan Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan menghadiri tausiyah dan buka puasa bersama di Masjid Kubah Timah, Kecamatan Taman Sari, Rabu (19/2/2026).
Kehadiran Prof Udin menjadi penanda dimulainya program dialog dan tausiyah Ramadan yang akan digelar selama satu bulan penuh.
Sejak sore hari, Prof Udin sudah berada di tengah jamaah. Ia mengikuti rangkaian tausiyah yang dimulai pukul 17.30 WIB hingga menjelang azan Magrib. Suasana berlangsung khusyuk, dengan jamaah yang memadati area masjid.
Usai berbuka puasa dan melaksanakan salat Magrib berjamaah, Prof Udin menyampaikan pesan Ramadan kepada masyarakat.
Menurutnya, puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai upaya pengendalian diri secara menyeluruh.
“Ramadan ini mengajarkan kita untuk menahan diri, bukan hanya dari makan dan minum, tetapi juga menjaga pandangan, menjaga pendengaran, dan menjaga lisan,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci.
“Ibadahnya bukan hanya lahir, tetapi juga batin. Kita perbanyak amal, perkuat silaturahmi, dan jadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri,” katanya.
Prof Udin juga mengingatkan masyarakat agar menjaga persatuan di tengah perbedaan.
“Perbedaan dalam pelaksanaan ibadah adalah hal yang biasa. Jangan sampai menjadi perpecahan. Justru itu menjadi kekuatan dalam keberagaman,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Pangkalpinang, Haris, menjelaskan bahwa kegiatan dialog Ramadan ini telah dijadwalkan selama 30 hari ke depan.
Menurut Haris, sekitar 30 tokoh akan mengisi tausiyah secara bergiliran, terdiri dari ulama, akademisi, dan tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Bangka Belitung.
“Kegiatan dilaksanakan setiap hari pukul 17.30 WIB sampai 18.00 WIB, setengah jam sebelum berbuka puasa,” jelasnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap Ramadan menjadi momentum memperkuat nilai religius, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.








