Ketua DPD Ormas BIDIK Lampung Desak Pemkab Lam-Teng Respon Keluhan Warga,” Warga Swadaya Perbaiki Infrastruktur Jalan

Lam-Teng,
Suaranusantara.Online-

Kondisi jalan rusak yang sudah berlangsung berbulan-bulan di sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Tengah akhirnya memicu langkah mandiri dari warga sekaligus desakan keras dari lembaga swadaya masyarakat.

Ketua DPD ORMAS -BIDIK, Provinsi Lampung,
R.Sentot Alibasya, secara tegas mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk segera merespons keluhan warga dan menangani perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah.

Desakan ini disampaikan menyusul maraknya aksi swadaya yang dilakukan warga secara bergotong royong untuk memperbaiki jalan yang menjadi akses utama menuju pemukiman dan lahan pertanian,dan anak sekolah Tanpa menunggu bantuan resmi, warga mengumpulkan dana sendiri serta menyediakan tenaga dan material seadanya untuk menimbun lubang-lubang jalan yang sudah mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.

“Kami mengapresiasi semangat gotong royong warga, namun hal ini tidak seharusnya menjadi beban mereka terus-menerus. Infrastruktur jalan adalah tanggung jawab pemerintah daerah.

Sudah lama keluhan ini disampaikan, namun belum ada tindakan nyata yang signifikan,” tegas Ketua DPD ORMAS BIDIK Lampung, Bung,Sentot sapaan akrab nya,

saat meninjau lokasi perbaikan jalan di kampung Purwodadi (13) Kecamatan Trimurjo, sabtu (12/6/2026).

Ia menambahkan bahwa jalan yang rusak tidak hanya menyulitkan warga beraktivitas sehari-hari, tetapi juga menghambat distribusi hasil pertanian ke pasar sehingga menurunkan pendapatan masyarakat.

Kami mendesak Pemkab Lampung Tengah untuk segera melakukan survei, menyusun rencana perbaikan, dan mengalokasikan anggaran yang sesuai.

Jangan biarkan warga terus berjuang sendirian,” imbuhnya.

Salah seorang pamong,dusun 3 kampung Purwodadi(13), Pak.iwan,mengaku pihaknya sudah berulang kali melaporkan kondisi jalan tersebut bahkan telah mengajukan Proposal ke instansi terkait,namun hingga saat ini belum ada kepastian jadwal perbaikan.

“Kami terpaksa bergotong royong karena tidak tahan lagi. Setiap hari kendaraan terjebak lubang, bahkan sering terjadi kerusakan pada kendaraan warga. Kami berharap pemerintah segera turun tangan secara serius,” ungkapnya.

Pihak ORMAS BIDIK menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi jalan tersebut dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat.

Jika dalam waktu dekat belum ada tanggapan dan tindak lanjut, pihaknya akan membawa permasalahan ini ke ranah pengawasan lebih lanjut demi kepentingan masyarakat luas.(Gusti)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *