Kelompok KKN Berdampak 194 Universitas Muhammadiyah Malang Gelar Sosialisasi GENTAS

Suaranusantara.online

LAMONGAN – Kelompok KKN Berdampak 194 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) didampingi bidan desa menggelar acara Posyandu sekaligus Sosialisasi Generasi Anti Stanting (GENTAS) di Dusun Nataan Njero, Desa Gedongboyountung, Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan, Jum’at (14/8/2026).

Menurut Ahmad Dimas Putra Deva, Kordinator Desa Kelompok KKN Berdampak 194 Universitas Muhammadiyah Malang dengan Dosen Pembimbing M. Irkham Pamungkas, S.T, M.T. mengatakan, kegiatan yang diberi nama GENTAS merupakan langkah upaya dalam memberi informasi terkait persoalan stanting.

“Acara posyandu sekaligus sosialisasi pencegahan stanting yang kita namai Gentas (Generasi anti Stanting) yang dilaksanakn di Dusun Nataan Njero bersama kader-kader Posyandu didampingi bidan desa tiada lain sebagai upaya pengenalan kepada masyarakat tentang stanting. Kami berharap kegiatan ini, masyarakat tahu dan sadar apa itu stanting,” tuturnya,

Sementara itu menurut
Fadliyah, Amd. Keb (bidan Desa Gedong Boyo Untung) mengungkapkan rasa bangga kepada adik- adik KKN UMM.

“Saya selaku bidan desa Gedong boyo untung sangat bangga dan berterima kasih kepada adik-adik KKN UMM, kalian sdh membantu kami di posyandu, kunjungan rumah baik balita maupun lansia dan hari ini penyuluhan tentang stunting serta kegiatan kesehatan yang lain”,
“Semangat kalian, ilmu kalian dan tenaga kalian sangat membantu meringankan tugas kami di lapangan. Meskipun kalian di sini dan kita melakukan kegiatan bersama hanya beberapa hari, tapi kalian sudah kami anggap sebagai keluarga”,
“Ibu berharap semoga ilmu yang adik-adik dapat selama di desa ini bisa jadi bekal untuk kalian hidup bermasyarakat kelak, dan untuk yang kelak menjadi tenaga kesehatan bisa jadi bekal kalian untuk menjadi tenaga kesehatan yang humanis dan peduli”,
“Semoga program kesehatan yang sudah kita lakukan bersama seperti edukasi tentang stunting bisa terus berjalan”,
“Dan yang terakhir pesan ibu jangan lupa jaga kesehatan, jangan lupa desa Gedong boyo untung”,
“Sukses selalu untuk masa depan kalian semua”tandasnya,

(Ainur Rofiq)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *