Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LPPM UBB Perkuat Komitmen Green Campus Lewat Penanaman Pohon

BANGKA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar aksi penanaman pohon serentak di kawasan sekitar gedung baru LPPM di Kampus Terpadu UBB Balunijuk.

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan tersebut diikuti langsung oleh Kepala LPPM UBB, jajaran pengelola, tenaga kependidikan (tendik), serta perwakilan dosen di lingkungan Universitas Bangka Belitung. Aksi penghijauan ini menjadi bentuk nyata kepedulian kampus terhadap kelestarian lingkungan sekaligus dukungan terhadap upaya mitigasi perubahan iklim.

Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda internal kampus, tetapi juga merupakan bagian dari program kerja sama strategis Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat. Program ini mencerminkan komitmen kolektif perguruan tinggi negeri di wilayah barat Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Melalui aksi penanaman pohon ini, Universitas Bangka Belitung menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur kampus harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian alam. Penataan kawasan hijau di sekitar gedung baru LPPM menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan kampus yang lebih asri, nyaman, dan berkelanjutan.

Kepala LPPM UBB mengatakan bahwa penanaman pohon di area gedung baru bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol dari pertumbuhan akademik yang selaras dengan kelestarian lingkungan.

“Gedung baru LPPM ini adalah pusat hilirisasi riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat. Namun, kemajuan infrastruktur tidak boleh mengorbankan daya dukung lingkungan. Penanaman pohon hari ini adalah investasi ekologis jangka panjang sekaligus simbol dari visi riset kita ke depan, yakni inovasi yang tumbuh harus tetap berakar pada kelestarian bumi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi bersama BKS PTN Wilayah Barat menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat perannya sebagai pelopor gerakan kampus hijau atau Green Campus.

“Melalui kolaborasi bersama BKS PTN Wilayah Barat, kami ingin mengirimkan pesan kuat bahwa perguruan tinggi harus menjadi pelopor gerakan Green Campus. Kami tidak hanya memproduksi naskah akademik tentang lingkungan di dalam ruangan, tetapi seluruh elemen LPPM mulai dari pimpinan, pengelola, staf hingga dosen turut turun ke lapangan, mengotori tangan dengan tanah, untuk memastikan keberlanjutan masa depan,” katanya.

Pohon-pohon yang ditanam dipilih secara selektif dengan mempertimbangkan fungsi ekologis dan kebermanfaatannya bagi lingkungan kampus. Selain berfungsi sebagai peneduh, tanaman tersebut juga diharapkan mampu mendukung keanekaragaman hayati lokal serta meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan kampus.

Ke depan, kawasan sekitar gedung baru LPPM diharapkan berkembang menjadi model eco-friendly office atau kawasan perkantoran kampus yang ramah lingkungan. Upaya ini sejalan dengan visi Universitas Bangka Belitung dalam mengintegrasikan pembangunan akademik dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh pengelola dan staf LPPM UBB untuk merawat bibit-bibit yang telah ditanam. Komitmen tersebut menjadi penegasan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata, melainkan menjadi bagian dari budaya akademik yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan.

Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, LPPM UBB berharap dapat menginspirasi seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian bumi demi generasi masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *