PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menyerahkan satu unit sepeda motor kepada wajib pajak yang menjadi pemenang undian Gebyar Pajak, Kamis (8/10/2026).
Penyerahan hadiah berlangsung di Jalan Kapten Sulaiman Arif, dekat Bimbel Budi Gunawan. Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Pangkalpinang Prof. H. Saparudin dan didampingi Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang.
Saparudin mengatakan Gebyar Pajak merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajibannya membayar pajak daerah, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak kendaraan.
Menurut dia, pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya kembali digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kota Pangkalpinang.
“Pajak ini tentu akan dikembalikan untuk pembangunan di kota ini. Pemerintah berupaya dengan pajak yang dibayarkan oleh masyarakat, kita kembalikan untuk pembangunan kota,” kata Saparudin.
Ia menjelaskan, program Gebyar Pajak mulai dilaksanakan tahun ini sebagai bentuk penghargaan kepada wajib pajak. Namun, hadiah tersebut diberikan berdasarkan hasil undian sehingga tidak seluruh wajib pajak mendapatkannya.
“Enggak semua wajib pajak yang dapat, tapi yang beruntung,” ujarnya.
Saparudin menyebutkan, selain satu unit sepeda motor yang diserahkan hari ini, sebelumnya telah dilakukan pengundian untuk empat unit kendaraan serta berbagai hadiah lainnya.
Pengundian hadiah dilakukan di Swiss-Belhotel Pangkalpinang. Untuk mengikuti program tersebut, masyarakat cukup memenuhi kewajiban pembayaran pajaknya.
“Yang penting bayar pajak, nanti langsung masuk nomornya,” katanya.
Pajak dan retribusi tembus Rp200 miliar
Saparudin mengatakan capaian penerimaan pajak dan retribusi daerah Kota Pangkalpinang pada 2026 telah menembus lebih dari Rp200 miliar dan hingga saat ini masih memenuhi target.
Ia menyebut realisasi penerimaan tersebut telah berada di atas 75 persen.
“Alhamdulillah kita tahun ini semua pajak dan retribusi itu sudah memenuhi target, mencapai Rp200 miliar lebih. Dan ini sampai bulan ini masih memenuhi target,” ujarnya.
Pemkot Pangkalpinang juga berencana melanjutkan Gebyar Pajak pada tahun-tahun berikutnya. Saparudin berharap penerimaan pajak sekaligus kepatuhan masyarakat dapat terus meningkat.
“Ya, tiap tahun. Mudah-mudahan tahun depan insyaallah lebih besar lagi,” katanya.
Di sisi lain, Saparudin mengingatkan masih terdapat masyarakat yang belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak.
Ia mengajak masyarakat membayar pajak tepat waktu karena penerimaan tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
“Bayaran dari masyarakat ini kita gotong royong, kita bisa membangun kota ini bisa lebih baik lagi. Bisa mendapat fasilitas-fasilitas pendidikan, kesehatan, kemudian bantuan-bantuan sosial kepada masyarakat yang kurang mampu,” ucapnya.
Saparudin juga menegaskan pelaksanaan Gebyar Pajak tidak menggunakan dana APBD. Hadiah dalam program tersebut merupakan dukungan dari para stakeholder yang turut berpartisipasi dalam pembangunan Kota Pangkalpinang.
“Ini tidak menggunakan dana APBD. Ini semua adalah dukungan dari para stakeholder yang ingin juga ikut serta membangun Kota Pangkalpinang,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin menyebut salah satu pihak yang memberikan dukungan adalah Ritwan Amir.
Ridwan Amir Tak Menyangka Dapat Motor, Sebut Bayar Pajak sebagai Kewajiban
Sementara itu, penerima hadiah undian, Ridwan Amir (48), mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan satu unit sepeda motor dari program Gebyar Pajak Pemkot Pangkalpinang.
Ia bersyukur sekaligus mengapresiasi pemerintah daerah yang memberikan penghargaan kepada masyarakat melalui program tersebut.
“Pertama-tama bersyukur sama Gusti Allah. Enggak nyangka-nyangka bisa dapat hadiah kayak ini,” kata Ridwan.
Ridwan mengatakan dirinya selama ini berupaya rutin membayar pajak kendaraan maupun Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Baginya, membayar pajak merupakan kewajiban yang harus dipenuhi sebagai warga negara.
“Pajak teruslah. Kita dari dulu selalu ingat kalau pajak itu nomor satu. Pajak ini adalah kewajiban,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Pangkalpinang yang memberikan penghargaan kepada wajib pajak melalui Gebyar Pajak.
Menurut Ridwan, program tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat meski kemampuan pendapatan daerah Pangkalpinang tidak sebesar sejumlah provinsi lain.
“Untuk Pemerintah Kota Pangkalpinang, kita benar-benar berterima kasih atas apresiasi yang kayak ini. Luar biasa Pangkalpinang. Bangga kami sebagai warga Bangka Belitung,” katanya.
Ridwan berharap program apresiasi terhadap wajib pajak tersebut dapat terus dilaksanakan.







