Elemen Masyarakat Desak BGN Tinjau Ulang Verifikasi Lokasi Keberadaan SPPG Pujo Asri Yang Berada di Kampung Untoro, Kec.Trimurjo,Lam-Teng

 

Lampung-Tengah,
SuaraNusantara.Online-

Viral pemberitaan prihal SPPG Pujo Asri yang di duga  menyalurkan bahan makanan ke penerima manfaat jauh dari Standar yang di tetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal tersebut menjadi catatan dan tinta merah,bagi BGN.
pasalnya hasil penelusuran Jejaring Media di lapangan pada kampung Pujo Asri (PA),terdapat SPPG,

dengan Label DAPUR AL KAUTSAR, yang tampak Refresentatif sarana dan prasarananya, namun belum beroperasi.

SPPG kami sudah Rady lengkap semuanya ,namun belum beroperasi pak.tukas salah satu karyawan kepada awak media, kebetulan pengelolanya lagi keluar saya tidak bisa beri informasi lebih jauh apa kendalanya SPPG- AL KAUTSAR yang sudah lengkap ini tidak juga beroperasi tutup nya.

terpisah di dapat informasi dari Kakam,Pujo Asri,Kasiyanto menuturkan.

terkait viral pemberitaan SPPG yang di maksud,keberadaanya di kampung sebelah (Untoro),tukas Kakam,Kasiyanto.

Lebih jauh Pak.Kakam mengatakan,

Atas.pemberitaan tersebut saya selaku kepala kampung Pujo Asri dan warga merasa tidak nyaman karna SPPG yang di maksud keberadaanya bukan di kampung kami,dengan pemberitaan Negatif,yang membawa nama kampung Pujo Asri hal tersebut berdampak buruk akan Citra dan Reputasi Pemerintahan Kampung Kami, untuk itu saya mendesak dari Badan Gizi Nasional (BGN),atau yang berkompeten meninjau ulang Verifikasi titik keberadaan SPPG yang di Kampung Untoro
tersebut namun Id nya atau Titikk nya kenapa di Pujo Asri Tandas nya.

Terpisah, pemerintahan kampung Untoro ketika di konfirmasi, mengatakan bahwasanya Pemerintahan kampung untoro tidak tahu menahu prihal keberadaan SPPG yang di maksud, bahkan belakangan ini warga mulai komplain pasalnya kondisi SPPG
tersebut tampak tidak jorok yang mana sampah di tumpuk di depan dan di bakar sehingga menimbulkan aroma yang kurang sedap.

keberadaan SPPG yang lokasinya di belakang balai Kampung Untoro ini,sejak berdiri nya, tidak pernah koordinasi atau kulonuwun sama pemerintahan kampung, bahkan belakangan ini warga merasa kenyamananya terganggu, akibat sampah yang di tumpuk di depan SPPG tukas Kakam,Rohmat

keberadaan SPPG
Kampung Untoro ini, di rasa tidak berdampak manfaat nya bagi lingkungan sekitar,terutama prhal penyerapan tenaga kerjanya,.

dan kami juga baru tahu setelah ada pemberitaan miring prihal kinerja SPPG tersebut ternyata Titik nya bukan di Kampung untoro ini pungkasnya.

Setelah viral dan menjadi konsumsi publik serta di keluh kan warga Masyarakat, publik menanti ketegasan dan komitmen lembaga terkait mengambil langkah tegas terhadap SPPG yang di maksud.(Gusti)

 

.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *