Dari Sumenep ke Grahadi: Kepala SMAN 1 Kalianget Bawa Pulang Mahkota Integritas

Suaranusantara.online

SUMENEP – Di hadapan Gubernur Jawa Timur dan pejabat negara, Hj. Anik Rekno Winarni membuktikan, bahwa sekolah di ujung Madura pun mampu berdiri kokoh di atas pilar kejujuran, karakter, dan prestasi.

Sebuah perjalanan panjang menemukan puncaknya di Gedung Grahadi, Surabaya. Tepat pada momen peringatan Hari Pendidikan Nasional, Senin 4 Mei 2025, nama SMA Negeri 1 Kalianget disebut lantang di hadapan para pejabat negara.

Gubernur Jawa Timur secara resmi menyerahkan penghargaan kepada Kepala Sekolah Hj. Anik Rekno Winarni, S.Pd., M.M. – sebuah pengakuan yang tak datang dalam semalam, melainkan hasil kerja keras bertahun-tahun dari seluruh keluarga besar SMAN 1 Kalianget.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menetapkan SMAN 1 Kalianget sebagai Sekolah Berintegritas, Berkarakter, dan Berprestasi – status prestisius dalam kerangka Zona Integritas yang menjadi tulang punggung gerakan Jatim Cerdas.

Gerakan ini lahir dari satu keyakinan: bahwa sumber daya manusia unggul hanya bisa tumbuh dari lembaga pendidikan yang berakar pada nilai-nilai luhur, bukan sekadar capaian angka.

Kehadiran deretan pejabat tinggi – dari Kepala Perwakilan KPK Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Dandim 0827/Sumenep, hingga Ketua DPRD Provinsi – bukan sekadar seremonial.

Ini adalah pesan tegas: integritas sekolah bukan urusan internal semata, melainkan kepentingan bangsa.

Penghargaan ini dinilai dari empat indikator utama: budaya antikorupsi, tata kelola sekolah, layanan pendidikan, serta capaian akademik dan nonakademik.

“Kami ingin menjadikan sekolah ini benar-benar berkarakter dengan menjunjung tinggi sembilan nilai integritas dalam setiap aktivitas,” tegas, Hj. Anik Rekno Winarni, S.Pd., M.M., Kepala SMAN 1 Kalianget

Bagi Bu Anik – sapaan akrab sosok yang kini menjadi wajah kebanggan dunia pendidikan Sumenep – penghargaan ini bukan miliknya seorang.

Ia menegaskan, bahwa setiap guru, tenaga kependidikan, siswa, komite, hingga orang tua murid adalah bagian tak terpisahkan dari pencapaian ini.

“Ini bukan hasil kerja individu,” ujarnya penuh syukur, “melainkan jerih payah seluruh keluarga besar SMAN 1 Kalianget.”

Sembilan nilai yang akan diinternalisasi SMAN 1 Kalianget adalah Jujur, mandiri, tanggung Jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil dan jerja Keras disingkat: “JUMAT BERSEPEDA KK”

Ke depan, SMAN 1 Kalianget telah menetapkan peta jalan yang konkret: penguatan budaya jujur dan disiplin di dalam kelas maupun di ruang layanan administrasi, serta pengembangan kepemimpinan siswa yang berani dan bertanggung jawab.

Bukan sekadar kata-kata di atas kertas – setiap nilai akan ditanam, dirawat, dan dihidupkan dalam keseharian warga sekolah.

Semoga SMAN 1 Kalianget dengan menjadi sekolah integritas akan semakin banyak menorehkan prestasi di bidang akademik maupun nonakademik, baik dari GTK maupun siswa.

Penghargaan dari Gedung Grahadi bukan titik akhir – melainkan garis start sebuah komitmen baru. Dari ujung Madura, SMAN 1 Kalianget membuktikan bahwa integritas tak mengenal batas geografis.

Dengan sembilan nilai yang menjadi kompas, sekolah ini melangkah dengan keyakinan: prestasi sejati tumbuh dari karakter yang kuat.

(GUSNO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *