Cantabile Pamit Sebelum ke China, Pemkot Pangkalpinang Beri Apresiasi

PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang Prof. Udin mengapresiasi keberhasilan 10 kelompok seni dan budaya di Kota Pangkalpinang yang memperoleh dukungan pendanaan dari Dana Indonesiaraya, program pendanaan kebudayaan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Prof. Udin saat menghadiri konser pamit Cantabile Ethnic Ensemble di teras Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Kecamatan Taman Sari. Konser tersebut digelar sebelum kelompok musik itu berangkat ke Zhengzhou, China, untuk mengikuti Asia All Star Festival.

Dalam sambutannya, Prof. Udin menyebut capaian 10 kelompok seni budaya tersebut sebagai perkembangan positif. Menurut dia, jumlah penerima tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya satu kelompok.

“Alhamdulillah tahun ini kita dapat 10 kelompok, yang tahun sebelumnya itu kita cuma dapat satu. Dan sebelum-sebelumnya nggak pernah dapat,” kata Prof. Udin.

Ia menyampaikan terima kasih kepada para pelaku seni dan budaya yang telah menyusun serta mengajukan proposal, termasuk Dinas dari Dewan Kesenian Kota Pangkalpinang yang turut mendorong kelompok-kelompok seni untuk memanfaatkan program pendanaan tersebut.

Prof. Udin berharap dukungan itu dapat membantu para seniman mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, potensi seni budaya di Pangkalpinang masih dapat dikembangkan. Karena itu, para pelaku seni didorong untuk terus berkarya dan mempersiapkan proposal yang mampu menggambarkan kreativitas, inovasi, serta unsur seni budaya lokal.

“Sebetulnya kreasi mereka banyak, cuma kreasinya itu perlu diolah, ditulis di dalam sebuah proposal usulan,” ujarnya.

Cantabile Bawa Musik Tradisional Bangka ke China

Salah satu kelompok yang mendapat dukungan pendanaan tersebut adalah Cantabile Ethnic Ensemble. Kelompok ini akan membawa perpaduan musik tradisional Bangka dan aransemen modern ke panggung internasional di Zhengzhou, China.

Sebanyak 10 orang dijadwalkan berangkat dalam rombongan tersebut. Anggotanya merupakan putra-putri Bangka Pangkalpinang, termasuk di antaranya pelajar tingkat sekolah menengah atas (SMA).

Prof. Udin menyampaikan ucapan selamat dan berharap keberangkatan Cantabile dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan seni budaya daerah di tingkat internasional.

Ia juga menyampaikan harapan serupa kepada sembilan kelompok seni budaya lainnya yang memperoleh pendanaan pada tahun ini.

“Pemerintah Kota Pangkalpinang mengucapkan selamat dan sukses untuk grup musik ini dan juga sembilan grup lainnya. Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan bisa memberikan manfaat untuk internal grup masing-masing maupun kepada masyarakat Kota Pangkalpinang,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan mengenai perjalanan kelompok tersebut, Cantabile bermula sebagai lembaga kursus musik pada 2019. Pada 2024, mereka membentuk Cantabile Ethnic Ensemble dengan menggabungkan siswa, pengajar, serta unsur musik tradisional Bangka dalam kemasan yang lebih modern.

Kelompok ini juga disebut pernah meraih gelar Grand Champion dalam kompetisi di Singapura. Pengembangan konsepnya kemudian diperluas dengan melibatkan seniman daerah.

Meski memperoleh dukungan pendanaan, kebutuhan keberangkatan ke China belum sepenuhnya tertutupi. Pihak penyelenggara masih berupaya menghimpun dana secara mandiri, termasuk dengan menawarkan sejumlah alat musik untuk dijual guna membantu memenuhi kebutuhan operasional selama berada di China.

Konser pamit tersebut menjadi kesempatan bagi Cantabile untuk menampilkan karya sebelum keberangkatan sekaligus memperkenalkan perpaduan musik tradisional dan modern yang mereka kembangkan.

Bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang, capaian kelompok tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong lebih banyak komunitas seni memanfaatkan program pendanaan kebudayaan agar kreativitas lokal dapat terus tumbuh dan menjangkau panggung yang lebih luas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *