Lampung Tengah, Suara Nusantara.Online
Peristiwa 26 siswa SDN 1 Taman Sari, Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah, yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (24/9/2026), menjadi perhatian dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Menanggapi informasi yang beredar tersebut, Camat Selagai Lingga, Samsul Arif.S.Ip. memberikan penjelasan kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Minggu (27/9/2026).
Berdasarkan laporan yang disampaikan Camat Selagai Lingga, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 24 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Sebanyak 26 siswa SDN 1 Taman Sari dilaporkan mengalami keluhan seperti pusing, mual dan muntah setelah mengonsumsi menu MBG.
Dari 26 siswa tersebut, sebagian telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan pulang.
Sementara satu siswa masih menjalani pemeriksaan dan observasi medis di Puskesmas Karang Anyar.
“Setelah dilakukan screening, siswa-siswa tersebut sudah diperbolehkan pulang dan hanya tinggal satu siswa masih dalam observasi,” demikian keterangan yang disampaikan dalam laporan tertulisnya melalui Pesan WhatsAppnya.
Pihak sekolah, setelah mengetahui adanya keluhan dari sejumlah siswa, kemudian menghubungi pihak dapur MBG, Puskesmas Karang Anyar serta Forkopimcam Selagai Lingga.
Penanganan awal dilakukan oleh tim medis Puskesmas Karang Anyar.
Karena keterbatasan alat dan obat-obatan untuk penanganan lebih lanjut, sejumlah siswa kemudian dibawa ke Puskesmas Karang Anyar untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.
Adapun menu MBG yang didistribusikan ke SDN 1 Taman Sari pada hari tersebut terdiri dari nasi putih, ayam krispi, lalapan selada dan timun, tahu goreng, buah salak serta sambal goreng untuk porsi besar.
Sedangkan porsi kecil terdiri dari nasi putih, ayam krispi, lalapan selada dan timun, tahu goreng serta buah salak.
Dari total 163 porsi MBG yang didistribusikan ke SDN 1 Taman Sari, berdasarkan laporan tersebut terdapat 26 siswa yang mengalami keluhan kesehatan dan kemudian mendapat penanganan medis.
Program MBG tersebut disuplai oleh SPPG Gedung Harta, Kecamatan Selagai Lingga, yang berada di bawah Yayasan Panata Alam Bersama.
SPPG tersebut dilaporkan melayani sekitar 3.185 penerima manfaat.
Hingga laporan ini dibuat, pihak Kecamatan Selagai Lingga menyampaikan bahwa situasi di wilayah tersebut dalam keadaan tertib dan kondusif.
Namun demikian, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan kronologi tersebut.
Pemeriksaan medis maupun pemeriksaan terhadap makanan yang dikonsumsi diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Ditempat terpisah , KA.SPPG Gedung harta yang di ketahui bernama, Tri Pandu Winata Saputra , saat di minta tanggapannya , di conteng dua namun tidak dibalas.
Media ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak menyimpulkan bahwa makanan MBG merupakan penyebab pasti sebelum terdapat hasil pemeriksaan atau keterangan resmi dari pihak berwenang.
Suara Nusantara.Online akan terus memantau perkembangan informasi terkait kondisi para siswa serta hasil pemeriksaan dari pihak terkait.
Penulis : Mansur Pubian







