PANGKALPINANG — Majelis Intizor Bangka Belitung menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Ahlul Bait Indonesia (ABI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke-2, yang digelar di Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, pada Sabtu (2/11/2025) malam.
Kegiatan dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari tiga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) — Pangkalpinang, Bangka, dan Bangka Tengah — serta perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ABI Indonesia, Dewan Syura, dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ABI Bangka Belitung. Turut hadir pula para pemuda dan pecinta Ahlul Bait dari berbagai majelis yang ada di Babel.
Mengusung tema “Membangun masyarakat sosial humanis melalui keberagaman, untuk mewujudkan masyarakat yang bermartabat serta memiliki empati yang tinggi sebagai regenerasi bangsa,” kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi dan penguatan organisasi ABI di wilayah Bangka Belitung.
Ketua Badan Pekerja Musyawarah Wilayah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pemuda, dan jamaah pecinta Ahlul Bait yang telah bekerja sama menyukseskan acara ini.
“Spirit yang kita dapatkan dari pertemuan ini diharapkan menjadi energi positif. Musyawarah wilayah bukan hanya rutinitas organisasi, tapi sarana memperkuat kesadaran dan tanggung jawab pemuda Ahlul Bait agar berperan aktif dalam masyarakat, baik secara internal maupun eksternal,” ujarnya.
Dalam sambutan berikutnya, Ketua DPW ABI Bangka Belitung, ust Firman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang disebutnya sebagai momentum penting untuk memperkuat visi kebersamaan umat di Babel.
“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul dalam suasana penuh semangat ukhuwah. Melalui Muswil ini, kita ingin menegaskan bahwa ABI adalah organisasi sosial keagamaan yang terbuka, humanis, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Ustaz Firman juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga citra organisasi di ruang publik, termasuk melalui media sosial.
“Kita perlu memperluas informasi dan pencerahan kepada masyarakat, agar pandangan negatif terhadap organisasi dapat dijawab dengan karya nyata dan kontribusi positif,” tambahnya.
Dorongan untuk Penguatan Organisasi dan Pendidikan Umat
Dalam arahannya, Sayyid Ahmad Bahteim perwakilan DPP ABI mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk lebih aktif mengembangkan kegiatan sosial, ekonomi, dan pendidikan keumatan. Ia menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari struktur, tetapi juga dari kualitas kolaborasi antaranggota.
“Struktur penting, tetapi yang lebih penting adalah sinergi dan kerja sama. Setiap anggota memiliki peran. Sekecil apa pun kontribusi, itu bagian dari penguatan organisasi,” tegasnya.
Musyawarah ini juga menjadi ajang refleksi bersama mengenai kiprah ABI di tengah masyarakat, terutama dalam menjaga persatuan umat dan menumbuhkan semangat gotong royong lintas golongan.
Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi santai antarjamaah.
Muhammad Husein menyampaikan harapan agar Muswil ini menjadi tonggak awal kebangkitan semangat jamaah ABI di Bangka Belitung dalam menjalankan dakwah yang menyejukkan dan membangun.
“Harapan kami, dari Muswil ini lahir semangat baru untuk menata langkah organisasi lebih baik, memperkuat ukhuwah, dan terus berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa,” tutup ketua panitia pelaksana.








