MENTOK – Setiap masa pengabdian selalu memiliki akhir. Begitu pula perjalanan AKBP Pradana Aditya Nugraha sebagai Kapolres Bangka Barat. Menjelang berakhirnya masa tugasnya, ia memilih menyampaikan salam perpisahan yang sarat ungkapan syukur, permohonan maaf, sekaligus doa bagi masyarakat dan seluruh mitra kerja yang selama ini mendampinginya.
Melalui pesan yang disampaikan kepada insan pers, para mitra kerja, serta masyarakat Kabupaten Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha bersama keluarga menyampaikan pamit setelah menuntaskan amanah sebagai Kapolres Bangka Barat.
Ucapan terima kasih menjadi kalimat yang paling menonjol dalam pesan tersebut. Ia mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari Bangka Barat dan merasakan kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga insan pers.
Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama bertugas telah memberikan banyak pelajaran, pengalaman, dan persahabatan yang akan selalu dikenang.
Ia juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang selama ini menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Baginya, hubungan yang terbangun bukan sekadar hubungan kerja, tetapi juga persahabatan yang tumbuh melalui berbagai dinamika tugas di lapangan.
Dalam pesan perpisahannya, AKBP Pradana turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat sikap, tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
Ia berharap tali silaturahmi yang telah terjalin tidak terputus meski dirinya tidak lagi bertugas di Bangka Barat.
“Semoga di lain kesempatan apabila kita bertemu, persahabatan dan kebersamaan yang terjalin selama ini dapat menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.
Menutup pesannya, AKBP Pradana Aditya Nugraha mendoakan agar seluruh masyarakat Bangka Barat, para mitra kerja, dan insan pers senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan dalam menjalankan aktivitas dan pengabdian masing-masing.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberkati setiap langkah kita. Aamiin,” tutupnya.
Kepergian AKBP Pradana Aditya Nugraha menandai berakhirnya satu babak pengabdian di Bangka Barat. Namun, hubungan baik yang telah dibangun bersama masyarakat diharapkan tetap terjaga sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kemajuan daerah.








