Agam Dliya Ul-Haq: PKB Babel Salurkan 2.500 Sembako, Ringankan Beban Warga di Tengah Daya Beli Melemah

Foto: Agam Dliya Ul-Haq, Anggota DPRD Provinsi Fraksi (PKB)

BANGKA — Agam Dliya Ul-Haq, Sekretaris DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga Anggota DPRD Provinsi, menilai kondisi ekonomi masyarakat saat ini sedang lesu di tengah kenaikan harga sembako.

Menurut Agam, melemahnya daya beli masyarakat menjadi salah satu indikator tekanan ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga, terutama menjelang Idul Fitri.

“Hari ini kita melihat harga sembako naik, sementara ekonomi masyarakat cenderung menurun. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut menjadi dasar bagi PKB untuk menjalankan peran sosial dan politiknya melalui konsep “politik kehadiran” yang diamanatkan oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

“PKB tidak hanya hadir saat menjelang Pemilu, tetapi harus selalu hadir di tengah masyarakat, membawa aspirasi sekaligus membantu masyarakat,” kata Agam.

Sebagai bentuk kepedulian, PKB Babel menyalurkan sebanyak 2.500 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Ini adalah ikhtiar kami untuk membantu masyarakat di saat ekonomi lesu, sekaligus berbagi di momentum yang penuh berkah,” ujarnya.

Agam mengakui, kegiatan sosial yang dilakukan saat ini masih terbatas pada pembagian sembako. Hal itu disebabkan karena struktur organisasi PKB di daerah masih dalam tahap pembenahan, mulai dari tingkat DPW, DPC hingga pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting.

“Setelah struktur ini terbentuk sampai ke tingkat bawah, insya Allah PKB bisa melakukan aksi yang lebih merata dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.

Ia berharap, ke depan PKB dapat memperluas program sosial dan semakin memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat, terutama dalam membantu menghadapi tantangan ekonomi yang dirasakan warga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *