Warga Dusun Sendang Ayu , Gotong Royong Buat Jembatan Sasak dan Bersihkan Sampah di Way Tetayan

 

Lampung Tengah,Suaranusantara.Online-

Warga Dusun 06, Kampung Sendang Ayu, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, bergotong royong membuat jembatan sasak dari bambu serta membersihkan sampah yang tersangkut di tiang tengah Jembatan Way Tetayan, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya sementara agar masyarakat tetap dapat melintas setelah jembatan sebelumnya mengalami kerusakan. Sejumlah warga bersama-sama mengumpulkan bambu dan memasangnya menjadi jembatan darurat (sasak) agar aktivitas masyarakat tidak sepenuhnya terhambat.

Selain membangun jembatan sementara, warga juga membersihkan tumpukan sampah yang tersangkut di bagian tiang tengah jembatan.
Sampah yang terbawa arus sungai dikhawatirkan dapat memperparah kondisi jembatan dan menghambat aliran air.

Kepala Kampung Sendang Ayu, M. Taslim, mengapresiasi kekompakan warga yang secara swadaya bergotong royong membuat akses penyeberangan sementara.
“Kegiatan ini murni inisiatif warga untuk membantu memperlancar aktivitas masyarakat yang melintas. Untuk sementara kita membuat jembatan sasak dari bambu agar bisa digunakan,” ujar M. Taslim.

Sementara itu, Camat Padang Ratu, Awet Agung Rifai, SH, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang menunjukkan kepedulian terhadap fasilitas umum dengan bergotong royong memperbaiki akses sementara dan membersihkan lingkungan.

“Kami mengapresiasi semangat kebersamaan warga. Gotong royong seperti ini sangat membantu menjaga akses masyarakat dan kebersihan sungai,” katanya.

Salah satu warga setempat, Suyanto, mengatakan pembuatan jembatan bambu dilakukan agar warga tetap dapat beraktivitas seperti biasa, terutama untuk keperluan bekerja maupun kegiatan sehari-hari.
“Kalau tidak dibuat jembatan sementara, warga akan kesulitan menyeberang.

Jadi kami bersama-sama membuat sasak dari bambu dan sekaligus membersihkan sampah yang tersangkut di tiang jembatan,” ujarnya.
Warga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk penanganan dan perbaikan jembatan secara permanen sehingga akses transportasi masyarakat dapat kembali normal dan lebih aman digunakan, pungkas Suyanto

( Mansur )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *