BANGKA – Kericuhan terjadi saat rombongan Satuan Tugas (Satgas) Tri Cakti yang disebut sebagai tim bentukan Presiden Prabowo Subianto mendatangi kawasan PT Putra Prima Mineral Mandiri (PMM) di Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Sabtu (8/3/2026).
Dalam video yang beredar luas di media sosial, rombongan satgas terlihat terlibat adu mulut dengan sekelompok massa yang diduga merupakan mitra atau pekerja di sekitar perusahaan tersebut.
Situasi memanas ketika massa memaksa anggota satgas keluar dari kendaraan yang mereka gunakan.
Kapten DV yang diketahui menjabat sebagai Komandan Tim (Dantim) Satgas Tri Cakti bahkan terlihat ditarik keluar dari dalam mobil oleh sejumlah orang yang mengerumuni kendaraan mereka.
Keributan semakin tak terkendali saat massa memeriksa barang bawaan tim satgas. Dari pemeriksaan itu, beberapa botol minuman beralkohol jenis bir terlihat diamankan oleh massa.
Tidak hanya itu, mobil Toyota Kijang Innova yang digunakan rombongan satgas juga tampak menjadi sasaran amukan massa.
Di tengah kerumunan yang semakin memanas, Kapten DV kembali menjadi pusat perhatian. Kerah bajunya terlihat beberapa kali ditarik oleh massa saat terjadi tarik-menarik dan saling dorong.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika seorang pria yang mengenakan sweater bertutup kepala tiba-tiba menghampiri Kapten DV dan melayangkan pukulan ke arah wajahnya.
Bogem mentah tersebut membuat Kapten DV tersungkur ke tanah. Topi yang dikenakannya terlepas dan terhempas di tengah kerumunan massa.
Meski sempat jatuh, Kapten DV kemudian berusaha bangkit dan mencoba menjelaskan maksud kedatangan tim Satgas Tri Cakti ke lokasi PT PMM yang diketahui bergerak di bidang pemurnian Logam Tanah Jarang (LTJ).
Sambil merapikan baju dan tas sandangnya, Kapten DV terdengar mencari sosok yang memukul dirinya.
“Heh, siapa yang mukul saya tadi?” ujar DV dengan nada tinggi.
Dalam video tersebut, DV juga sempat berteriak di tengah kerumunan.
“Siapa yang mukul saya tadi? Siapa yang mukuli saya, akan saya kejar!” teriaknya.
Sementara itu, beberapa orang di sekitar lokasi terlihat terus memeriksa bagian belakang kendaraan tim satgas.
Hingga berita ini diturunkan, pimpinan PT PMM, Kuncoro, belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi terkait peristiwa tersebut.(Sumber babelupdate.com)







