Para Anggota Legislatif Partai Demokrat Kabupaten Bogor yang tidak Perduli kepada Kadernya akan Bernasib Buruk

Suaranusantara.online

KABUPATEN BOGOR – Para anggota DPRD dari Partai Demokrat Kabupaten Bogor yang tidak menaruh perhatian terhadap para kadernya akan bernasib buruk. Pasalnya, hal tersebut mendapat sorotan yang kurang mengenakan langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan akan diberi surat peringatan.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut terungkap ketika Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bogor menggelar kegiatan silaturahmi, pembagian THR dan bingkisan bersama pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dan Dewan Pimpinan Anak Ranting (DPART) dan Srikandi se Kababuoaten Bogor, di Demokrat Sport Center, Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026).

Hadir pada acara tersebut Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen) Partai Demokrat Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron MSi, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat Partai Demokrat H. Anton Sukartono Suratto MSi dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabuoaten Bogor Partai Demokrat Dede Chandra Sasmita SAg, MPd, MH.

“Para anggota DPRD, saya ingatkan pada forum-forum seperti ini harus dan wajib hadir sebagai bentuk adanya keperdulian terhadap kader-kadernya,” ujar Herman Khaeron yang biasa disapa Kang Hero.

Ia juga menekankan, apa yang menjadi instruksi DPD, harus dipatuhi. Jika tidak akan diberi teguran.

“Keluarkan surat teguran kepada para anggota DPRD yang tidak hadir. Bukan tidak hadir di depan saya. Bukan juga tidak hadir di depan Pa Anton. Tapi dia sudah menyalahi janji dan amanahnya, tidak hadir di tengah-tengah kader yang telah berjuang,” imbuhnya.

Dirinya akan siap menandatangi apa pun yang diusulkan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Candra Sasmita yang akkrab dipanggil Kang Dechan.

Menurutnya, jika semakin jauh dengan para yang memperjuangkannya, maka anggota DPRD akan semakin jauh dengan Sekjen.

Senada dengan Sekjen, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, H. Anton Sukartono, merasa heran pada acara silaturahmi tersebut yang hadir hanya 1 orang Daerah Pemilihan (Dapil) dari 6 Dapil yang ada di Kabupaten Bogor.

“HariĀ  ini yang hadir hanya 1 Dapil saja. Yang 5 Dapil kemana? Saya menghimbau kepada Kang Decan untuk memberikan surat peringatan. Gimana mereka mau perhatian kepada masyarakat sama kadernya sendiri, mereka tidak perduli. Itu yang saya tekankan. Jadi yang 5 Dapil ini ridak hadir, saya minta ke Kang Decan untuk memberikan surat peringatan,” beber Anton.

(mardioto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *