Kejuaraan Pencak Silat Pangkalpinang 2025: 563 Atlet Muda Unjuk Gigi, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026

PANGKALPINANG, 13 June 2025 —

Sebanyak 563 atlet muda dari kategori pra-remaja dan remaja turut ambil bagian dalam Kejuaraan Kota Pencak Silat Pangkalpinang 2025. Gelaran yang berlangsung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korem 045/Garuda Jaya ke-15. dalam acara ini tak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan juga momentum strategis untuk menjaring bibit unggul menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.

Kejuaraan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan jangka panjang di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pangkalpinang, yang didukung penuh oleh Pemerintah Kota, Korem 045/Gaya, Kodim 0413/Bangka, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Selain sebagai bagian dari agenda tahunan, kompetisi ini dimanfaatkan sebagai proses seleksi awal kontingen Kota Pangkalpinang untuk Porprov mendatang.

Ketua IPSI Kota Pangkalpinang, Romadhona Setyawan, A.P., S.H., M.H., C.Med., C.Par., C.BJ., C.EJ., menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pembinaan atlet muda yang dicanangkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Menurutnya, pencak silat bukan hanya soal meraih medali, tapi juga bagian dari pembangunan karakter generasi muda.

“Ini bukan sekadar ajang seleksi. Tapi juga bagian dari pendidikan mental, disiplin, dan budaya. Kami ingin mencetak atlet yang unggul di gelanggang, dan juga tangguh dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa atlet-atlet muda yang lolos seleksi akan mendapatkan pembinaan teknis lebih lanjut dari KONI dan pelatih IPSI, agar terbentuk kontingen yang solid dan siap berkompetisi di level provinsi hingga nasional.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seleksi kali ini hanya difokuskan pada kategori pra-remaja dan remaja. Sementara untuk kelas dewasa, seleksi akan dilakukan secara khusus oleh tim teknis yang telah ditunjuk.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Selain pemerintah daerah dan KONI, kehadiran unsur Forkopimda seperti Dandim 0413/Bangka turut menegaskan kuatnya dukungan terhadap pembinaan pencak silat sebagai warisan budaya dan sarana pembentukan karakter pemuda.

Dalam sambutannya saat membuka kejuaraan, Dandim menyampaikan bahwa pencak silat mengandung empat pilar utama: seni, bela diri, olahraga, dan prestasi.

“Melalui pencak silat, kita tidak hanya mencetak petarung tangguh, tapi juga kader pemimpin masa depan. Silat mengajarkan nilai keindahan gerak, keberanian membela diri, semangat olahraga, dan tentu saja prestasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pencak silat militer yang dikenalkan dalam kejuaraan ini adalah bentuk nyata pelestarian budaya nenek moyang yang dikemas secara modern dan edukatif.

 

Kejuaraan dibuka dengan prosesi yang dipandu MC Andika, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IPSI, serta pembacaan doa oleh Hadad. Sambutan berturut-turut disampaikan oleh Ketua Panitia, Ketua IPSI Kota Pangkalpinang, dan Ketua Pengprov IPSI Bangka Belitung.

Puncak acara pembukaan ditandai dengan peresmian oleh ‎Kolonel Inf. Ikhsan Agung Widyo Wibowo, S.I.P., M.H.I Dandim 0413 Bangka dan Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, disusul dengan pembukaan gelanggang oleh dua tokoh pencak silat, Bang Iwan dan Bang Mualimin.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang apresiasi terhadap pencak silat sebagai olahraga asli Indonesia yang sarat nilai budaya, disiplin, dan kepemimpinan.

“Tujuan kami bukan semata memenangkan kejuaraan, tetapi membentuk insan muda yang kuat secara fisik, mental, dan moral,” kata Dandim menutup sambutannya.

Seleksi yang dilaksanakan ini menjadi langkah awal yang krusial dalam membentuk kontingen pencak silat Pangkalpinang yang berdaya saing tinggi. Para atlet yang terpilih nantinya akan menjalani proses pembinaan terpadu yang melibatkan pelatih bersertifikasi, serta dukungan penuh dari KONI dan pemerintah daerah.

Dengan kerja sama dan komitmen lintas sektor, Kejuaraan Kota Pencak Silat Pangkalpinang 2025 diharapkan tidak hanya melahirkan juara gelanggang, tetapi juga generasi muda yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, budaya, dan pengabdian kepada bangsa.

Pos terkait