Lampung Tengah – Suara Nusantara.Online.
Sebuah jembatan di aliran Way Ketayan yang berada di Dusun 06, Kampung Sendang Ayu, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, ambrol setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sepanjang Sabtu malam hingga Minggu dini hari (7/3/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan akses masyarakat Dua dusun ataupun yang melintasi jembatan tersebut terganggu.
Warga setempat untuk sementara tidak dapat menggunakan kendaraan R.4 .Jembatan sebagai jalur penghubung antar dan kampung tersebut .
Kepala Kampung Sendang Ayu, Mat Taslim, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Sabtu malam diduga menjadi penyebab utama ambrolnya jembatan tersebut.
“Jembatan ambrol setelah hujan deras mengguyur wilayah kami semalaman. Saat pagi hari warga melihat kondisi jembatan sudah tidak bisa dilalui,” ujar Mat Taslim saat dikonfirmasi, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat di Dusun 06 untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk menuju lahan pertanian dan ke wilayah sekitar.
Ketua RT 08, Suyanto, menambahkan bahwa warga pertama kali mengetahui kejadian tersebut pada pagi hari ketika hendak melintas.
“Kejadiannya diperkirakan terjadi pada malam hari saat hujan deras. Pagi harinya warga melihat jembatan sudah ambrol sehingga tidak bisa digunakan,” kata Suyanto.
Saat ini warga bersama aparatur kampung telah memasang tanda peringatan di sekitar lokasi untuk menghindari masyarakat melintas di area yang berbahaya.
Pemerintah kampung juga berencana berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten guna mencari solusi penanganan serta perbaikan jembatan tersebut agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Dan membutuhkan sekitar 4, hingga 5 Mobil kalau mau menimbun longsong tersebut pungkas Suyanto.
( Mansur )







