Eddy Iskandar: Persiapan Pilkada Ulang Babel Sudah Matang, Saatnya Dorong Partisipasi Rakyat

Pangkalpinang, – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Eddy Iskandar, menegaskan bahwa persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ulang di wilayah Babel telah mencapai tahap yang sangat siap. Ia menyebut bahwa tidak ada hambatan berarti dari sisi teknis, penyelenggaraan, keamanan, hingga pendanaan. Kini, yang menjadi fokus utama adalah peningkatan partisipasi masyarakat.

“Semua pihak sudah menunjukkan kesiapan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Tapi jangan lengah, yang paling penting sekarang adalah memastikan partisipasi rakyat benar-benar meningkat,” kata Eddy Iskandar usai mengikuti rapat koordinasi bersama Wakil Menteri Dalam Negeri di Kantor Gubernur Babel, Jumat (20/6/2025).

Tegas Soal PSU: Aturan Harus Ditegakkan

Sebagai pimpinan legislatif daerah, Eddy juga menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada ulang harus dijaga ketat dari potensi pelanggaran agar tidak kembali berujung pada Pemungutan Suara Ulang (PSU). Ia menilai, kunci utamanya adalah penegakan aturan yang tegas tanpa tebang pilih.

“PSU sebelumnya terjadi karena ada pelanggaran yang dibiarkan. Kalau aturan ditegakkan sejak awal, semua proses berjalan transparan, tidak ada ruang untuk gugatan. Ini yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Legislator Soroti Kesadaran Publik dan Target Partisipasi

Dalam pandangan Eddy, salah satu tantangan terbesar dalam Pilkada ulang ini bukan lagi soal logistik atau teknis, melainkan menyangkut kesadaran pemilih. Ia menyebut laporan yang diterimanya menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya PSU mencapai 80 persen, namun partisipasi aktif belum tentu mengikutinya.

“Target kita partisipasi bisa tembus di angka 60–70 persen. Ini bukan pekerjaan satu lembaga saja. DPRD siap mendukung KPU, Bawaslu, partai politik, dan tokoh masyarakat untuk menggerakkan pemilih,” ujarnya.

DPRD Kawal Anggaran dan Sinkronisasi Lintas Daerah

Eddy juga menggarisbawahi bahwa DPRD memantau langsung proses alokasi dan penyaluran anggaran Pilkada melalui APBD di tiap daerah. Ia memastikan bahwa seluruh kabupaten/kota, termasuk Pangkalpinang, telah menyelesaikan proses anggaran, meski ada beberapa yang masih dalam tahap administrasi akhir.

“Dari segi anggaran sudah aman. Kita pastikan tidak ada kendala, tinggal percepatan proses administratif di beberapa daerah. Koordinasi antara pemerintah daerah dan penyelenggara sudah solid,” ungkapnya.

Komitmen Politik untuk Demokrasi Berkualitas

Sebagai pimpinan DPRD, Eddy Iskandar ingin memastikan bahwa proses Pilkada ulang bukan hanya prosedural, tapi juga substantif. Artinya, pemilu harus mencerminkan aspirasi rakyat dan berlangsung tanpa intervensi serta kecurangan.

“Pemilu bukan sekadar pencoblosan, tapi tentang legitimasi demokrasi. Maka keterlibatan publik adalah ukuran kualitasnya. Kita semua punya tanggung jawab moral untuk memastikan itu,” pungkasnya.

Pos terkait