BPP Manding Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Bakti Sosial di Hari Krida Pertanian

Suaranusantara.online

SUMENEP – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan seluruh Kelompok Wanita Tani (KWT) se-kecamatan menggelar program bakti sosial bertajuk “Pangan Bergizi untuk Ibu dan Anak” dalam rangka memperingati Hari Krida Pertanian (HKP), Jumat (17/5/2025).

Acara yang berlangsung meriah ini menampilkan distribusi 1.000 paket pangan bergizi khusus untuk ibu hamil dan menyusui.

Setiap paket berisi kombinasi produk lokal berkualitas tinggi meliputi sayuran segar (sawi dan kangkung), buah pisang, tempe, susu, telur ayam rebus, dan telur puyuh.

“Program ini bukan sekadar pembagian sembako, tetapi bentuk nyata komitmen kami mewujudkan ketahanan pangan berbasis gizi seimbang di tingkat keluarga,” tegas Koordinator Penyuluh BPP Manding, Achmad Syarif Nur F, SP. MP.

Syarif menegaskan, bahwa peringatan HKP tahun ini mengambil momentum strategis untuk merancang blueprint pertanian masa depan Madura.

“Kami tidak hanya mengenang sejarah gemilang pertanian nusantara, tetapi secara konkret membangun fondasi ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, BPP Manding menargetkan transformasi seluruh KWT di 15 desa se-Kecamatan Manding menjadi unit produksi pangan olahan bernilai ekonomi tinggi. Program pembinaan intensif akan difokuskan pada diversifikasi produk dan pemasaran digital.

Kehadiran tim Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Manding dalam acara ini mencerminkan pendekatan holistik yang diusung BPP Manding.

Tim Puskesmas Manding, menyampaikan apresiasi atas integrasi program kesehatan dan pertanian.

“Kolaborasi ini memungkinkan kami memberikan edukasi gizi sekaligus pemeriksaan kesehatan gratis bagi 200 ibu hamil dan menyusui yang hadir,” jelasnya.

Seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang terlibat dalam kegiatan ini berkomitmen melanjutkan program serupa setiap bulan dengan target menjangkau 5.000 keluarga petani di Kecamatan Manding sepanjang 2025.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada semua stakeholder yang telah mewujudkan program strategis ini. Ini adalah langkah awal menuju Manding sebagai sentra ketahanan pangan Kabupaten Sumenep,” tutup Syarif dengan optimis.

(GUSNO)

Pos terkait