Gubernur Babel Hadirkan Manfaat Nyata, SMAN 2 Sungailiat Terima Bantuan Sumur Bor

BANGKA — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Babel, Ny. Noni Hidayat Arsani, menyerahkan bantuan satu unit sumur bor kepada SMAN 2 Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (12/10/2026). Penyerahan bantuan dari dana pribadi Gubernur tersebut berlangsung di SMAN 2 Sungailiat, Jalan Matras Lama, Kelurahan Sinar Jaya, Kecamatan Sungailiat.

Bantuan ini merupakan bentuk perhatian nyata Gubernur terhadap kebutuhan dasar di lingkungan pendidikan. Ketersediaan air bersih menjadi faktor krusial dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, menjaga kebersihan, serta mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi seluruh warga sekolah.

Gubernur mengingatkan pentingnya perencanaan matang saat membangun gedung sekolah. Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan harus diimbangi kesiapan infrastruktur dasar seperti sumber air bersih dan listrik yang memadai agar fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Dalam melakukan pembangunan gedung sekolah, sumber air harus dipersiapkan terlebih dahulu. Percuma gedung bagus dan megah jika tidak didukung sumber air, listrik yang cukup, serta fasilitas kebutuhan dasar lainnya. Semua harus direncanakan dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh guru dan siswa,” tegas Gubernur.

Selain menyerahkan bantuan sumur bor, Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melengkapi sarana prasarana sekolah. Sebagai bentuk perhatian lanjutan, beliau berencana memfasilitasi penambahan alat pendingin ruangan demi kenyamanan proses belajar mengajar.

“Tim saya akan menyiapkan bantuan empat unit AC atau pendingin ruangan, agar guru dan siswa tidak lagi kepanasan dan dapat menjalankan proses belajar mengajar dengan nyaman,” ujar Gubernur.

Sebelumnya, SMAN 2 Sungailiat hanya mengandalkan sumur lama sedalam 17 meter yang dibangun sejak peresmian sekolah pada 24 Desember 2024. Namun, debit airnya belum mencukupi, terutama saat musim kemarau panjang, sehingga sekolah harus membeli air tangki berkapasitas 1.000 liter setiap hari demi memenuhi kebutuhan sanitasi dan wudu.

Bahkan, para siswa sempat diimbau membawa pasokan air bersih masing-masing sebanyak 1,5 liter per hari dari rumah. Kondisi ini tentu cukup menyulitkan 405 siswa serta para guru yang beraktivitas di lahan sekolah seluas 3,8 hektare dengan fasilitas empat toilet dan satu musala tersebut.

Melihat kondisi itu, Gubernur Hidayat Arsani berinisiatif memberikan bantuan pembangunan sumur bor sedalam 34 meter menggunakan dana pribadi. Pengerjaan sumur bor diawali dengan survei lokasi pada 22 Agustus 2026 dan berhasil rampung sepenuhnya pada 5 September 2026.

Kini, SMAN 2 Sungailiat tidak lagi perlu membeli air bersih harian. Kepala SMAN 2 Sungailiat pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian cepat Gubernur dalam mengatasi krisis air bersih di sekolahnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah hadir di SMAN 2 Sungailiat dan memfasilitasi pemenuhan kebutuhan air kami. Sebelumnya, saat kunjungan pertama Bapak pada peresmian sekolah ini, kami masih mengalami kekurangan air. Alhamdulillah, perhatian dan bantuan ini sangat berarti bagi kami, semoga menjadi amal jariyah bagi Bapak,” ungkap Kepala SMAN 2 Sungailiat.

Dalam kegiatan penyerahan tersebut, Gubernur didampingi oleh Asisten I Setda, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Biro Umum, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kepulauan Babel.

 

Penulis: Dona

Foto/ video: Diana/ Rizky

Editor: Genas

Sumber: Biro Adpim Setda Babel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *