Kolaborasi KKN Berdampak 194 UMM – PKM Dosen, Serahkan Bantuan Alat Filterisasi Air

Suaranusantara.online

LAMONGAN – Sebagai upaya terpadu meningkatkan akses air bersih pada masyarakat, KKN berdampak 194 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berkolaborasi dengan program Program Pengabdian Masyarakat (PKM) Dosen, serahkan bantuan alat filterisasi air kepada Pemerintah Desa Gedongboyountung,  Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Rabu (19/8/2026).

Menurut Ir. Moh Irkham Mamungkas, S.T., M.T (Dosen Pembimbing Lapangan Program KKN Berdampak 194) menyatakan, bahwa alat bantuan yang diserahkan pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus 2026 tersebut semoga bisa bermanfaat bagi warga masyarakat Gedongboyountung.

“Kami berharap dalam menyerahkan alat filterisasi air kepada pemerintah desa Gedongboyountung, semoga alat tersebut bisa memberikan manfaat kepada masyarakat”,
“Penyerahan ini merupakan hasil kolaborasi antara Program KKN Berdampak 194 dan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen, sebagai upaya terpadu untuk meningkatkan akses air bersih, mencegah penyakit terkait kualitas air, dan memperkuat kapasitas lokal dalam pengelolaan sumber daya air”,
“Kami juga berharap sinergi antara mahasiswa KKN, dosen melalui PkM, pemerintah desa, dan masyarakat setempat akan menghasilkan manfaat jangka panjang berupa peningkatan kualitas kesehatan, ketahanan air, dan pemberdayaan komunitas”,
“Serta kami mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menjaga dan memaksimalkan pemanfaatan alat ini agar manfaatnya berlanjut bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu menurut Zakaria (warga Gedongboyountung) mengungkapkan rasa senangnya lantaran bantuan alat tersebut memiliki manfaat yang luar biasa bagi masyarakat Desa Gedongboyountung.

“Warga iki tambah seneng lho mas, banyune e tambah apik iku tambah seneng, syukur-syukur banyu koyo teh iso dadi putih lak tambah alhamdulillah ngono nggih”,
“Yo paling gak yo lembut-lembut (endapan kotoran) iku gak ono lah, resik,” ungkap perwakilan desa dengan penuh harap yang dalam bahasa Indonesianya warga semakin senang, semakin bersyukur, siapa tahu banyu seperti teh bisa jadi jernih dan bersih.

Bantuan filterisasi air tersebut diserahkan oleh Ir. Lis Siti Aisyah, S.T., M.T., Ph.D., IPM., Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
,dosen pembimbing lapangan M. Irkham mamungkas, S.T, M.T Koordinator Desa KKN Berdampak 194 UMM Ahmad Dimas Putra Deva.

(Aunur Rofiq).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *