GENPRO Lantik Pengurus Baru Periode 2026–2028

PANGKALPINANG – Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Generasi Pengusaha Profesional (Genpro) Kepulauan Bangka Belitung resmi melantik kepengurusan baru periode 2026–2028 di Lantai 5 Cordela Hotel Pangkalpinang, Kamis (30/7/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang Juhaini yang mewakili Wali Kota Pangkalpinang, Presiden Genpro Indonesia Nuri Ardiansyah, perwakilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sejumlah komunitas usaha, serta para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Bangka Belitung.

Asisten Vice President (AVP) Genpro Bangka Belitung, Hamdan Abdullah Putra Utama, S.T., mengatakan pelantikan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat kolaborasi dan pengembangan kewirausahaan di Bangka Belitung setelah aktivitas komunitas sempat mengalami penyesuaian akibat dinamika usaha para anggotanya.

Menurut Hamdan, Genpro Babel berawal dari komunitas kecil yang dibentuk pada 2020 dengan tujuan menciptakan ruang belajar dan berbagi pengalaman bagi para pelaku usaha. Seiring waktu, komunitas tersebut terus berkembang dan kini menaungi ratusan anggota yang aktif bergerak di berbagai sektor usaha.

“Awalnya kami hanya ingin menyediakan wadah bagi orang-orang yang ingin belajar bisnis dan wirausaha. Dari kegiatan sharing business yang rutin dilakukan, ternyata semakin banyak pelaku usaha yang bergabung dan merasakan manfaatnya,” kata Hamdan.

Ia menjelaskan, salah satu kekuatan utama Genpro adalah budaya berbagi ilmu dan pengalaman antarpelaku usaha. Melalui berbagai kegiatan diskusi, pelatihan, dan jejaring bisnis, anggota didorong untuk saling mendukung dalam mengembangkan usahanya.

Hamdan juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang selama ini memberikan ruang bagi komunitas UMKM untuk berkembang, termasuk melalui penyediaan fasilitas kegiatan dan program pemberdayaan usaha.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas telah memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu contohnya terlihat dari perkembangan aktivitas UMKM pada kawasan Car Free Day Pangkalpinang yang mampu meningkatkan transaksi ekonomi para pelaku usaha secara signifikan.

“Ketika pemerintah membuka ruang dan komunitas bergerak bersama, dampaknya sangat terasa bagi UMKM. Ini yang ingin terus kami dorong ke depan,” ujarnya.

Melalui kepengurusan baru periode 2026–2028, Genpro Babel menargetkan penguatan kapasitas anggota, peningkatan literasi digital, pengembangan jejaring usaha, serta pembinaan wirausahawan muda melalui program Youth Genpro.

Hamdan berharap Genpro Babel dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong lahirnya pengusaha baru, memperkuat UMKM, dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Bangka Belitung.

“Masih banyak tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Karena itu kami ingin terus bersinergi dengan pemerintah, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan agar UMKM Bangka Belitung semakin maju dan berdaya saing,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *