PANGKALPINANG – Kericuhan yang terjadi di kawasan PT Putra Prima Mineral Mandiri (PMM) di Air Anyir, Kabupaten Bangka, kini berbuntut laporan ke polisi.
Komandan Tim (Dantim) Satgas Tricakti Kapten David mendatangi Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung untuk melaporkan dugaan pemukulan yang dialaminya.
Kapten David mengaku kejadian itu terjadi saat dirinya berada di depan gudang PT PMM pada Sabtu (7/3/2026).
“Saya dipukul dan mobil kami juga dirusak. Saya tidak terima dengan kejadian itu,” ujarnya.
Ia mengatakan laporan tersebut juga merupakan perintah dari komandannya agar insiden tersebut diproses secara hukum.
Setelah tiba di Polda Babel, Kapten David sempat menemui Kasubdit Jatanras Ditreskrimum, AKBP Faisal Fatsey, untuk berkoordinasi terkait laporan tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia juga meminta izin melihat tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan wartawan yang terjadi di lokasi yang sama.
Namun pihak kepolisian meminta agar dirinya tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kekerasan.
“Saya diminta agar tidak melakukan kekerasan. Jadi anggota saya saja yang melihat,” katanya.
David menambahkan, dari tiga tersangka yang telah diamankan, terdapat satu orang yang menurutnya berada di lokasi saat insiden pemukulan terhadap dirinya terjadi.








