PANGKALPINANG — Penyerahan bantuan berupa alat kesehatan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumsel Babel Syariah mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota. Bantuan tersebut diharapkan mampu menunjang pelayanan kesehatan dan memperkuat fasilitas di sejumlah titik layanan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, wartawan Suaranusantara mewawancarai Wakil Wali Kota usai kegiatan serah terima bantuan. Salah satu pertanyaan yang disampaikan adalah terkait mekanisme pengawasan agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan dimanfaatkan secara optimal.
Menjawab pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan, ia menegaskan bahwa prosesnya dilakukan secara berlapis, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi pascapenyaluran.
“Terkait pengawasan, kami juga menerima data pembanding dari luar, termasuk dari salah satu daerah. Informasi tersebut kami sinkronkan dengan hasil pengawasan internal agar tidak terjadi tumpang tindih maupun kekeliruan sasaran. Dengan begitu, kami bisa memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang memang berhak,” ujarnya.
Menurutnya, sebelum bantuan disalurkan, perangkat daerah teknis terlebih dahulu melakukan identifikasi kebutuhan di lapangan. Data tersebut kemudian diverifikasi dan disesuaikan dengan usulan serta kondisi riil fasilitas pelayanan kesehatan.
Setelah bantuan diterima, pemerintah juga mewajibkan adanya laporan pemanfaatan secara berkala. Monitoring dilakukan untuk memastikan alat kesehatan digunakan sesuai peruntukan dan mendukung peningkatan layanan kepada masyarakat.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perbankan melalui program CSR sangat membantu dalam memperkuat sarana dan prasarana kesehatan, terutama di tengah keterbatasan anggaran.
“Kami mengapresiasi dukungan Bank Sumsel Babel Syariah. Harapannya, bantuan ini tidak hanya melengkapi fasilitas, tetapi benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tutupnya.







