TPID Babel Gelar HLM, Pangkalpinang Pastikan Inflasi Aman

PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar di Novotel Bangka Hotel, Kamis (4/12/2025). Pada pertemuan tersebut, Pemkot Pangkalpinang diwakili oleh Juhaini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, mewakili Wali Kota Pangkalpinang. Juhaini hadir bersama Tim TPID Kota Pangkalpinang dan Bagian Protokol Komunikasi.

High Level Meeting ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan agenda utama menguatkan langkah stabilisasi harga dan kesiapan pasokan pangan menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Inflasi Pangkalpinang November 2025 Terkendali

Dalam forum tersebut, Juhaini menyampaikan laporan lengkap mengenai perkembangan inflasi di Kota Pangkalpinang. Data yang dipaparkan menunjukkan:

Inflasi Bulanan (M-to-M): 0,72%

Inflasi Tahunan (Y-on-Y): 2,67%

Inflasi Tahun Kalender (Y-to-D): 2,40%

Angka tersebut berada dalam kisaran aman dan sesuai target inflasi nasional.

Komoditas yang paling berpengaruh terhadap inflasi November antara lain cabai merah, bawang merah, daging ayam ras, ikan tenggiri, dan cumi-cumi.

Stok Pangan Distributor Tetap Aman Jelang Akhir Tahun

Juhaini juga menyampaikan perkembangan ketersediaan stok bahan pangan strategis berdasarkan laporan distributor per November 2025:

Beras: 4.768 ton

Minyak Goreng: 433 ton

Gula Pasir: 43,8 ton

Daging Sapi: 4,5 ton

Cabai Merah Besar: 5 ton

Cabai Rawit Merah: 3 ton

Ketersediaan pangan dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali untuk memenuhi permintaan masyarakat hingga momentum perayaan akhir tahun.

Intervensi Pengendalian Inflasi Sepanjang 2025

Beberapa langkah stabilisasi harga yang telah dilakukan Pemkot Pangkalpinang melalui TPID meliputi:

1. Gerakan Pangan Murah (GPM) — 17 kali

Digelar di berbagai titik kelurahan, dengan kolaborasi OPD dan Bank Indonesia Babel.

2. Operasi Pasar Murah (OPM) — 11 kali

Fokus pada stabilisasi beras, gula pasir, dan minyak goreng.

3. Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)

Agustus 2025: 7.406 KPM, masing-masing menerima 20 kg beras.

November 2025: 7.205 KPM menerima beras dan minyak goreng.

CPD Oktober 2025: 2.500 KPM menerima 10 kg beras.

Pemkot Perkuat Kesiapan Nataru 2025–2026

Dalam wawancaranya, Juhaini menegaskan komitmen Pemkot Pangkalpinang dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kami memastikan stok aman, distribusi lancar, dan harga tetap terkendali. TPID akan terus memonitor perkembangan harian untuk menjaga kestabilan inflasi,” ujar Juhaini.

Pemkot Pangkalpinang juga menjadwalkan:

Sidak harga dan stok di pasar dan distributor

Koordinasi TPID internal sebelum pertengahan Desember

Pengawasan LPG 3 kg

Edukasi belanja bijak kepada masyarakat

Juhaini: “Kita Pastikan Ketersediaan Pangan Terjaga”

Dalam wawancara, Juhaini menegaskan komitmen Pemkot Pangkalpinang:

“Menjelang Nataru, Pemerintah Kota bersama TPID akan memastikan stok pangan cukup, distribusi lancar, dan harga tetap terkendali. Kami ingin masyarakat merasa aman dan tidak terbebani oleh kenaikan harga.”

Pos terkait